Breaking News:

Pasien Reaktif Covid-19 Ditolak Warga Saat Dimakamkan, Kapolsek Turun Tangan

Pasien Reaktif Covid-19 Ditolak Warga Saat Dimakamkan, Kapolsek Turun Tangan

Tribunjababar.id/M Nandri Prilatama
ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19 

Petugas Pemakaman Diduga Melarikan diri, Kapolsek Terjun Makamkan Pasien Reaktif Covid
Selasa, 24 November 2020 21:30

 

ISTIMEWA/PEMKOT TANGERANG

Ilustrasi pemakaman khusus korban Covid-19. Di Sulawesi Utara Kapolsek terpaksa ikut memakamkan jenazah karena petugas diduga melarikan diri 

TRIBUN-BALI.COM, MANADO - Aksi berani ditunjukkan Kapolsek Tamako Ipda M. Idwan Mahalieng saat memakamkan jenazah reaktif rapid test, MK (56). 

Pemakaman MK sempat mendapat aksi penolakan dari keluarga dan warga Kampung Menggawa, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Berkat kesigapan pihak Polsek Tamako bersama Koramil 1301-03/Tamako dan Pemerintah Kecamatan Tamako, jenazah akhirnya berhasil dikebumikan pada Senin (23/11/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, di tanah milik keluarga almarhum yang berada di Lindongan IV, kampung setempat," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/11/2020).

Jules menjelaskan, awalnya jenazah tiba di Kampung Menggawa pada Minggu (22/11/2020) sekitar 23.00 Wita dengan pengawalan personel Polsek Kepulauan Sangihe.

"Saat itulah pihak keluarga dan ratusan warga setempat menolak keras proses pemakaman sesuai protokol Covid-19. Mereka meminta agar jenazah disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka," ujarnya.

Melihat situasi yang terjadi dan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Idwan tak tinggal diam.

Idwan bersama Koramil segera bernegosiasi dan penggalangan terhadap keluarga dan warga.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved