Breaking News:

Korban Terorisme Bom Bali I dan II Direncanakan Terima Kompensasi pada Desember Mendatang

Sebanyak 39 orang korban tindak pidana terorisme bom Bali I dan II dalam waktu dekat bakal menerima kompensasi dari negara

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Foto: Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo (kiri) bersama Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra menyambangi lokasi pelatihan korban pidana di Kantor Gubernur Bali, Rabu (25/11/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 39 orang korban tindak pidana terorisme bom Bali I dan II dalam waktu dekat bakal menerima kompensasi dari negara.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah melakukan asesmen terhadap para korban tersebut pada 13 sampai 16 Oktober 2020 lalu.

Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, sampai saat ini proses asesmen masih terus berlanjut dalam perhitungan jumlah kompensasi yang akan dibayarkan.

Hasto berharap, pembayaran kompensasi dari negara kepada korban tindak pidana terorisme bom Bali I dan II bisa dilaksanakan pada Desember mendatang.

Baca juga: Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Pasar Umum Payangan, 7 Orang Salah Memakai Masker

Baca juga: Terus Mengoceh dan Panik, Perempuan Paruh Baya di Denpasar Ini Dievakuasi ke RSJ Bangli

Baca juga: Tujuh Hari Pasca Putusan Sidang Jerinx, Begini Jika Tim Penasihat Hukum Tak Ajukan Banding

"Ini masih proses asesmen. Selanjutnya kita bisa menghitung kira-kira masing-masing (korban) mendapatkan berapa," kata Hasto saat ditemui awak media di sela-sela pelatihan keterampilan bagi korban tindak pidana kejahatan di Kantor Gubernur Bali, Rabu (25/11/2020).

Namun, Hasto mengaku tidak ingat mengenai kisaran besaran kompensasi yang bakal didapatkan oleh korban tindak pidana terorisme ini.

Akan tetapi, bagi korban yang meninggal dunia diperkirakan mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 250 juta.

Dirinya menegaskan, bahwa asesmen yang dilakukan kepada korban tindak pidana terorisme bom Bali I dan II belum berhenti sampai pada 39 orang tersebut.

Ia mempersilakan korban lain yang belum diasesmen untuk segera melaporkan dirinya kepada LPSK sesegera mungkin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved