Breaking News:

Polda Bali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua Buah HP Iphone Milik Pembesuk di RSUP Sanglah

Ditreskrimum Polda Bali berhasil meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan kepada penunggu pasien di RSUP Sanglah

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Burhan (37) pelaku pencurian di RSUP Sanglah 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ditreskrimum Polda Bali berhasil meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan kepada penunggu pasien di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Kota Denpasar, dua handphone merek Iphone raib digondol pelaku.

"Modus operandinya pelaku berjalan di sekitar gang rumah sakit di tempat istirahat penunggu pasien dan mengambil barang-barang berharga milik korban," kata Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan kepada Tribun Bali, Jumat (27/11/2020) pagi.

Kombes Pol Dodi menerangkan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu (11/11/2020), sekitar pukul 22.20 WITA, tepatnya di Gedung Asoka Lantai 2 Ruang Perawatan RSUP Sanglah Denpasar.

"Saat itu korban dan calon istrinya datang ke RS Sanglah Denpasar untuk membesuk calon ibu mertua dan duduk di ruang tunggu pasien sebelah kamar pasien," ujarnya.

Baca juga: Menparekraf : Membuka Kembali Destinasi Wisata untuk Menerima Wisman Tidak Sesederhana Mengatakannya

Baca juga: Pengurangan Libur Akhir Tahun Dirapatkan Hari Ini, Ini Daftar Libur Bersama yang Tersisa

Baca juga: Arti Mimpi Punya Bayi, Apakah Pertanda Segera Memiliki Bayi?

"Sekitar pukul 22.20 WITA korban menaruh HP miliknya dan HP milik calon istrinya di dekat kepalanya sambil berbaring atau istirahat, sekitar pukul 04.20 WITA korban terbangun dan mengambil HP nya, namun HP milik korban dan HP milik calon istrinya sudah tidak ada," jelas dia.

Ia merinci, handphone yang dicuri pelaku masing-masing adalah satu buah Iphone 11 berwarna putih dan 1 Iphone 7+ berwarna hitam.

"Kerugian yang dialami korban sebesar Rp. 15 juta," terangnya.

Saat ini, oleh Tim Resmob dan IT Ditreskrimum Polda Bali, pelaku Burhan (37) asal Jember, Jawa Timur, sudah diamankan bersama barang bukti.

Ia kini meringkuk di sel tahanan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan kepolisian.

"Perbuatan pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun atau 9 tahun," pungkasnya. (*).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved