Kebakaran di Denpasar

BREAKING NEWS: Gudang Produksi Sterno Terbakar di Denpasar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Kejadian yang berlangsung di Jalan Gunung Patas, Gang IV, Nomor 1, Banjar Tegal Buah, Desa Padang Sambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat,

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Damkar Kota Denpasar
Proses pemadaman api yang berlangsung di gudang pembuatan sterno di Jalan Gunung Patas, Gang IV, Nomor 1, Banjar Tegal Buah, Desa Padang Sambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali berhasil dijinakkan petugas Damkar Kota Denpasar pada Sabtu (28/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah bangunan atau gudang tempat produksi sterno (bahan pemanas makanan) hangus terbakar pada Sabtu (28/11/2020) pukul 11.30 wita.

Kejadian yang berlangsung di Jalan Gunung Patas, Gang IV, Nomor 1, Banjar Tegal Buah, Desa Padang Sambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Kebakaran yang tidak hanya membakar bangunan, ternyata juga membakar peralatan untuk memproduksi sterno, kompor, drum dan tabung gas serta 1 unit sepeda gayung.

"Iya betul, kebakaran bangunan produksi sterno. Yang terbakar alat-alat produksi sterno, kompor, drum, tabung gas dan sepeda gayung," ujar Kapolsek Denpasar Barat AKP Doddy Monza dihubungi Tribun Bali pada Sabtu (28/11/2020) siang.

Baca juga: 5 Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan Tubuh, Baik untuk Pencernaan hingga Kontrol Tekanan Darah

Baca juga: 7 Manfaat Bayam untuk Kesehatan, Mencegah Kanker hingga Anemia

Baca juga: Tottenham Hotspur Vs Chelsea - Perang Besar Picu Rasa Kasihan Mourinho Kepada Frank Lampard

Berdasarkan laporan korban atau pemilik bangunan kepada pihak kepolisian, I Gusti Agung Alit Arta Wijaya (47) yang tinggal di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar, Bali, sebelum kejadian, korban saat itu berada di TKP dan sedang memproduksi sterno bersama karyawannya.

Beberapa saat kemudian, terjadi percikan dan semburan api pada sterno yang sedang diproduksi.

Api yang menyembur semakin membesar diduga karena disekitar bangunan terdapat cairan methanol (metil alkohol) atau spiritus, sehingga api dengan cepat membakar barang-barang dan bangunan.

Selanjutnya korban bersama dua karyawannya yakni Made Arnata dan Nyoman Budiana keluar menyelamatkan diri.

Korban juga menyuruh warga yang berada di sekitar bangunan diminta untuk menjauh dari TKP.

I Gusti Agung Alit Arta Wijaya bersama karyawannya bahkan sempat memadamkan api dengan peralatan seadanya atau menggunakan air keran.

Mengingat api yang semakin membesar, I Gusti Agung Alit Arta Wijaya tidak bisa berbuat banyak.

Ia pun selanjutnya menghubungi pihak pemadam kebakaran ( Damkar) Kota Denpasar untuk membantu proses pemadaman api.

"Berdasarkan keterangan pemilik bangunan, api semakin membesar setelah menyambar methanol yang ada dibangunan.

Sempat ada upaya pemadaman dengan menggunakan air keran, tapi api tetap membesar," lanjutnya.

Baca juga: Mabes Polri Sebut Empat Orang Tewas di Kabupaten Sigi, Diduga Dibunuh Kelompok Teroris Ali Kalora

Baca juga: Perbedaan Bayaran Mike Tyson dan Roy Jones Jr Bagai Bumi Langit

Baca juga: Legenda Chelsea Ini Punya Peran Penting Bawa Pemain Indonesia ke Klub Eropa

Pihak Damkar Kota Denpasar yang dikerahkan langsung menerjunkan 6 unit mobil PMK Kota Denpasar, sekitar pukul 12.50 wita kobaran api dapat dipadamkan.

"Berdasarkan keterangan pemilik, tempat produksi sterno ini sebenarnya sudah tutup selama kurang lebih 8 bulan dan hari ini mulai memproduksi lagi," tambah AKP Doddy Monza.

Beruntung, dari peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka, namun kerugian akibat kebakaran ini pemilik merugi hingga Rp 100.000.000.

"Tidak ada korban jiwa ataupun luka dari kejadian ini, hanya kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta," tutur Kapolsek Denpasar Barat kepada Tribun Bali pada Sabtu (28/11/2020).(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved