Breaking News:

Terjaring Patroli Gabungan, Polresta Denpasar Ungkap Alasan Ini Disampaikan Para Pelanggar ke Polisi

kegiatan Patroli Gabungan Berskala Besar yang dilaksanakan Dit Reskrimum Polda Bali, Kasubdit III Reskrimum dan jajaran Satreskrim, Satlantas Polresta

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Polresta Denpasar
Sebanyak 31 orang pengendara bermotor terjaring dalam patroli berskala besar yang dilaksanakan Polda Bali dan Polresta Denpasar, Minggu (29/11/2020) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Maraknya aksi balapan liar yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di beberapa wilayah Denpasar, Bali membuat resah masyarakat.

Tak hanya di satu lokasi, aksi balapan liar sering kali dilakukan secara berpindah-pindah seperti di Jalan Sunset Road Kuta, Jalan Cargo Denpasar dan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Barat Denpasar.

Merespons hal tersebut, berbagai upaya pun terus dilakukan pihak kepolisian untuk mencegah aksi balapan liar yang terjadi di wilayah Denpasar.

Salah satunya kegiatan Patroli Gabungan Berskala Besar yang dilaksanakan Dit Reskrimum Polda Bali, Kasubdit III Reskrimum dan jajaran Satreskrim, Satlantas Polresta Denpasar.

Baca juga: Seorang Remaja Terjatuh di Sanur, Diduga Punya Riwayat Epilepsi

Baca juga: Jokowi Bubarkan 10 Lembaga Nonstruktural, Ini Daftarnya

Baca juga: Bupati dan DPRD Tabanan Sepakati Ranperda APBD 2021 Menjadi Perda, PAD Tabanan Ditarget Rp 391 M

Hasilnya, pada Minggu (29/11/2020) pukul 03.00 wita atau dini hari tadi pihak kepolisian berhasil menemukan sejumlah pengendara yang diduga bagian dari aksi balapan liar atau trek-trekkan tersebut.

Sebanyak 31 orang pengendara dan 22 unit sepeda motor berhasil diamankan pihak kepolisian yang ditemukan di Jalan Kebo Iwa hingga Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Bali.

Selanjutnya 31 orang dan 22 kendaraan bermotor yang mereka gunakan dibawa ke Polresta Denpasar untuk penindakan lebih lanjut.

"Kita temukan 31 orang dan 22 kendaraan yang terjaring di Jalan Gatsu Barat dekat perbatasan Badung," ujar Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Taufan Rizaldi dihubungi Tribun Bali pada Minggu (29/11/2020) siang.

Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Denpasar, berbagai alasanpun disampaikan mulai dari sekedar nongkrong hingga ikut-ikutan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved