Breaking News:

Selama 45 Menit, Empat Wanita di Tabanan Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Residivis Kasus yang Sama

Kapolsek Pupuan, AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan akhirnya mengungkapkan rekam jejak pelaku percobaan pemerkosaan atau begal payudara, I Putu Adi

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Polsek Pupuan saat menggelar perkara kasus percobaan pemerkosaan atau begal payudara yang meresahkan masyarakat Kecamatan Pupuan, Tabanan, Kamis (3/12/2020). 

Berbekal ciri-ciri atau warna sepeda motor pelaku, polisi langsung bergegas melakukan penyelidikan dan didapati petunjuk pelaku tersebut adalah yang sering kumpul di areal pasar Pupuan.

Tak menunggu lama, Senin (30/11/2020) siang pelaku langsung diamankan petugas di rumahnya di Desa Jelijih Punggang, Kecamatan Pupuan

"Modusnya sama yakni memepet korbannya, setelah jatuh lalu didekati dan meremas payudara korbannya dan berencana untuk menyetubuhinnya. Sebelum melakukannya, ia juga sempat minum-minum arak juga kemungkinan setelah itu muncul hasrat untuk menyetubuhi wanita," ungkap mantan Kanit Intel Ubud, Gianyar ini.

Akibat perbuatannya, pelaku telah melakukan percobaan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan yang bukan istrinya bersetubuh dengan pelaku atau percobaan pemerkosaan dan penganiayaan, pelaku dikenakan pasal 285 Jo 53 KUHP atau 361 ayat 1 Jo 65 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Sebelumnya, I Putu Adi Pratama Putra (20) asal Desa Jelijih Punggang, Kecamatan Pupuan, akhirnya berhasil dibekuk jajaran Polsek Pupuan, Senin (30/11/2020) siang.

Ia adalah pelaku "begal" payudara di wilayah Pupuan yang selama ini sudah meresahkan masyarakat. Ada empat orang wanita setempat yang menjadi korbannya.

Modusnya pelaku adalah dengan cara mencari jalan sepi dan gelap kemudian memepet korban hingga jatuh. Setelah korbannya jatuh, pelaku langsung meremas payudara korbannya lalu kabur. 

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa begal payudara ini terjadi pada bulan November 2020 lalu hingga akhirnya Polsek Pupuan menerima laporan percobaan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia (percobaan perkosaan) yang terjadi di pinggir Jalan Raya Pupuan-Antosari, Banjar Dinas Margasari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Senin (30/11/2020) pagi. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved