Breaking News:

Indahnya Toleransi di Kota Salatiga, Para Remaja Muslim Bantu Hias Pohon Natal

Saling menghargai antarumat beragama menjadi kekuatan Salatiga sebagai kota toleran se-Indonesia.

KOMPAS.com/Dian Ade Permana
Seorang pemuda menghias pohon natal di halaman rumah Satpo Winasis. 

TRIBUN-BALI.COM - Saling menghargai antarumat beragama menjadi kekuatan Salatiga sebagai kota toleran se-Indonesia.

Perbedaan keyakinan tak menghalangi mereka untuk saling membantu untuk merayakan hari besar keagamaan.

Seperti yang ditunjukkan warga Jalan Pudaksari, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir.

Selama empat tahun terakhir, para pemuda setiap menjelang Natal kerap gotong royong menghias pohon cemara berukuran besar yang ada di halaman rumah Sapto Winasis.

"Dulu pohon cemara ini masih pendek, tapi sekarang tingginya sekitar lima meter," terangnya saat ditemui, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Kevin Diks Bawa Klubnya Masuk 3 Besar Liga Denmark, Cetak Gol Penentu Usai Ditolak PSSI

Sapto mengatakan, rutinitas menghias pohon cemara itu dilakukan bersama dengan remaja Muslim. "Kami itu semua teman sejak kecil, jadi tolong-menolong.

Pengerjaan butuh waktu sekitar satu minggu, karena dihias saat semua pulang kerja," katanya.

Sebagian pemuda mengecat bola, memasang hiasan di pohon, serta memasang lampu dan jaringan listrik.

"Susah-susah gampang, karena pohon tidak dipotong dulu, jadi apa adanya langsung dihias," kata Sapto.

Dia mengungkapkan, saat awalnya beberapa hiasan yang dipasang sempat hilang.

Halaman
12
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved