Kunjungan Wisatawan Belum Untungkan Usaha Penginapan di Nusa Penida, Kebanyakan One Day Trip

Wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida dimasa pandemi ini, kebanyakan one day trip alias tidak sampai menginap.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ilustrasi - Pantai Kelingking di Desa Bungamekar, Nusa Penida mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik, Sabtu (29/11/2020). Peningkatan kunjungan mulai terasa dalam dua bulan terakhir. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sepekan terakhir, wisatawan sudah mulai ramai mengunjungi Nusa Penida.

Meski begitu, ternyata kunjungan tersebut belum berdampak baik bagi pelaku pariwisata lokal.

Mengingat wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida dimasa pandemi ini, kebanyakan one day trip alias tidak sampai menginap.

Hal ini pula yang dikeluhkan oleh seorang pelaku pariwisata di Nusa Penida, I Ketut Kusetyawan.

Pria asal Desa Bungamekar ini mengatakan, meskipun wisatawan mulai ramai ke Nusa Penida, para pelaku pariwisata seperti pemilik penginapan belum mengalami peningkatan hunian yang berarti.

Baca juga: Pantai Kelingking Jadi Pilihan Stuart Collin, Inilah 5 Objek Wisata Menarik Lainnya di Nusa Penida

"Wisatawan sekarang kebanyakan wisatawan domestik. Mereka sekarang kebanyakan ke Nusa Penida tidak menginap. Berangkat pagi, lalu sore balik," ungkap Ketut Kusetyawan, Selasa (15/12/2020).

Hal ini menurutnya kurang menguntungkan bagi pemilik penginapan sepertinya.

Meskipun menjelang libur panjang natal dan tahun baru, belum ada satupun wisatawan yang melakukan pemesanan kamar ke penginapannya. 

Padahal penginapannya berlokasi tidak jauh dari destinasi Kelingking Beach.

Pantai Kelingking.
Pantai Kelingking. (www.tripadvisor.ru)

"Jelang libur Natal dan Tahun Baru, saya sudah mulai bersih-bersih kamar. Tapi belum ada yang booking kamar, padahal wisatawan sejak beberapa waktu lalu ramai ke Kelingking Beach," jelasnya.

Selain itu ada juga beberapa jasa penyeberangan boat saat ini membuka layanannya hingga pukul 17.00 Wita, sehingga membuat wisatawan sering kali kembali ke Bali daratan setelah berlibur di Nusa Penida.

"Mereka (wisatawan) saat ini kebanyakan menginapnya di Denpasar, atau Badung. Mungkin karena di Nusa Penida minim hiburan malam. Kalau wisatawan yang murni mencari ketenangan, baru memilih menginap di Nusa Penida," ungkapnya.

Meskipun demikian, jelang liburan Natal dan Tahun Baru ini, ia tetap menyiapkan penginapannya. Ia berharap ada wisatawan yang segera memesan kamar, sehingga dirinya mulai ada pemasukan.

"Kalau akhir tahun 2019 lalu, pertengahan Desember penginapan sudah penuh. Bahkan dua bulan sebelumnya, sudah banyak yang pesan kamar," ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved