Breaking News:

Kampung Tanah Tinggi Dicap sebagai Zona Hitam, Bukan karena Covid-19, Tapi karena ini

Kampung Tanah Tinggi Dicap sebagai Zona Hitam, Bukan karena Covid-19, Tapi karena ini

Editor: Aloisius H Manggol
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kampung Pink yang berada di RW 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Bahkan keberadaannya mendadak viral di jagat media sosial 

TRIBUN-BALI.COM, TANGERANG -   Wilayah Tanah Tinggi, Tangerang, kerap dicap sebagai zona hitam karena maraknya kasus kriminalitas dan peredaran narkoba, tetapi berkat ide brilian warga, zona tersebut perlahan berubah menjadi Kampung Pink.

Perlu diketahui Tanah Tinggi terkenal sebagai area hitam karena tingkat kriminalitas yang tinggi.

Ibdu Jandi, selaku konseptor penggagas Kampung Pink ini ingin mengubah kesan seram di Tanah Tinggi menjadi kampung yang baik hati, murah senyum, mau membantu sekitar oleh karena itu warna pink dipilih untuk menyulap lokasi yang memiliki luas 12,5 hektar.

“Nantinya Kampung Pink ini akan di cat oleh warga, setiap dinding bahkan atap akan diubah menjadi pink dan akan dibuat mural.

Harapan dengan branding Kampung Pink ini perilaku masyarakat pun merubah, dan Kampung Pink menjadi destinasi kampung di Kota Tangerang”, ucap Jandi dalam keterangan, Kamis (16/12/2020).

Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman mengharapkan kampung pink ini menjadi penggagas untuk Kampung Wisata lainnya di daerah Tangerang.

“Kota Tangerang memang tidak memiliki destinasi wisata, tetapi ke depannya kampung-kampung tematik inilah yang akan dijadikan kampung wisata.

Dalam proses pembangunannya kami dari Pemkot Tangerang akan terus mendukung warga untuk dapat berkreasi “, imbuhnya.

Penyerahan cat ini merupakan langkah nyata kepedulian Propan Raya sebagai cat asli Indonesia yang bermukim di Tangerang untuk mendukung perubahan kelurahan Tanah Tinggi.

Terdapat 404 unit rumah yang terdiri dari lingkup 4 RT dan 1 RW.

Propan Raya menyediakan 119 ukuran cat besar setiap wadahnya berisikan 25 kg, ditambah 328 galon cat 4 kg warna putih, dan 328 galon 4 kg warna pink.

Selain cat, Propan Raya juga memberikan tanaman hijau dan beberapa bantuan lainnya.

Propan Raya yang diwakili oleh Yuwono Imanto selaku Direktur Propan Raya menyampaikan bahwa ketertarikan Propan membantu Kampung Pink ini berlandaskan filosofi dan revolusi mental yang kuat dari Kampung Pink ini, dibantu Ibnu Jandi, Kampung Pink perlahan berubah menjadi lebih baik.

“Kedepannya kami akan terus men-support Kampung Pink ini agar masyarakatnya memiliki keterampilan tersendiri dalam mengecat sehingga menciptakan SDM yang unggul dan mandiri," katanya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved