Breaking News:

Moch Satrio Welang Luncurkan Album Musikalisasi Puisi Danumaya, Lahir Saat Bekerja di Kapal Pesiar

Teater Sastra Welang yang digawangi Moch Satrio Welang sambut akhir tahun 2020 dengan meluncurkan album musikalisasi puisi berjudul Danumaya.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Moch Satrio Welang
Moch Satrio Welang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Teater Sastra Welang yang digawangi Moch Satrio Welang sambut akhir tahun 2020 dengan meluncurkan album musikalisasi puisi berjudul Danumaya.

Walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19, Moch akhirnya memutuskan untuk meluncurkan album ini secara virtual melalui platform Sound Cloud. 

Baca juga: Rusia Mulai Vaksinasi Covid-19 kepada Para Kosmonaut, WHO Kirim Penyidik ke China

Baca juga: Wisatawan Akan Mencari Jenis Perjalanan Berbeda di Tahun 2021, Seperti Apa?

Baca juga: Tottenham Hotspur Incar 1 Pemain Real Madrid Lagi Usai Sukses Memboyong Gaet Reguilon dan Bale

Danumaya yang dalam Bahasa Sansekerta berarti menyala diharapkan dapat menjadi satu penanda agar dalam situasi apapun, seseorang tetap berjuang untuk tetap menyala dalam daya kreasi, daya juang dan daya hidup.

Seluruh puisi dalam album Danumaya ini ditulisnya sendiri.

Ia pun mengaku menghadapi banyak tantangan dalam menggarap album ini.

Baca juga: Nekat Bekerja sebagai Penempel Sabu agar Dapat Uang Cepat, Yeritanu Terancam Pidana 20 Tahun Penjara

Baca juga: Sudah 60 Guru di Badung Tercatat Positif Covid-19, Disdikpora Sebut Ada Guru Ketakutan Tes Swab

Baca juga: Pangdam IX/Udayana Pastikan Kesiapan TNI Distribusikan Logistik Vaksin Covid-19 Hingga Pelosok

“Menulis puisi saat bekerja di kapal pesiar memang bukan perkara mudah, saat ide itu muncul, kerap diterpa gelombang pekerjaan dan riuhnya kehidupan kapal,” kata pria yang tinggal di Denpasar ini.

Pernah ia mendapat ide yang seketika ditulisnya di kertas kotak baterai, dan sempat hilang terbuang, hingga ditemukan di tumpukan sampah. 

Puisi-puisi yang lahir tidak hanya dari pergulatan batin, namun juga pertarungan di ambang batas kesadaran manusia.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan di Tol, Seorang Pria Terpanggang di Mobil hingga Sempat Sulit Diidentifikasi

Baca juga: Terinspirasi Pria Eropa Timur, Satrio Welang Luncurkan Album Musikalisasi Puisi Danumaya

Baca juga: Lahir Sabtu Wage Prangbakat, Apa yang Istimewa?

Antara siapa aku, untuk apa aku dan mengapa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved