Breaking News:

Terinspirasi Pria Eropa Timur, Satrio Welang Luncurkan Album Musikalisasi Puisi 'Danumaya'

Danumaya merupakan sebuah album musikalisasi puisi yang diluncurkan oleh Teater Sastra Welang di penghujung tahun 2020 ini

Istimewa
Penyair eksentrik, Moch Satrio Welang akhirnya memutuskan untuk meluncurkan album Danumaya secara virtual melalui platform Sound Cloud   

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Danumaya merupakan sebuah album musikalisasi puisi yang diluncurkan oleh Teater Sastra Welang di penghujung tahun 2020 ini.

Dalam desakan pandemi, Penyair eksentrik, Moch Satrio Welang, akhirnya memutuskan untuk meluncurkan album ini secara virtual melalui platform Sound Cloud.

Danumaya yang dalam Bahasa Sansekerta berarti menyala, diharapkan dapat menjadi satu penanda agar dalam situasi apapun, kita tetap berjuang untuk tetap menyala dalam daya kreasi, daya juang dan daya hidup.

Seluruh puisi dalam album Danumaya ini ditulis Moch Satrio Welang sendiri.

Baca juga: Polri Sebut Ada 6.000 Jaringan Organisasi Teroris Jamaah Islamiyah Masih Aktif

Baca juga: Jelang Masa Libur Nataru, Pangdam IX/Udayana Pastikan Fasilitas Prokes di Bandara Ngurah Rai Memadai

Baca juga: Yabes Tanuri: Kontrak Teco Selesai Tahun Ini

Ia pun mengaku menghadapi banyak tantangan dalam menggarap album ini. 

"Menulis puisi saat bekerja di kapal pesiar memang bukan perkara mudah, saat ide itu muncul, kerap diterpa gelombang pekerjaan dan riuhnya kehidupan kapal," sebut Moch Satrio Welang.

Menurutnya, pernah ia mendapat ide yang seketika ditulisnya di kertas kotak baterai, dan sempat hilang terbuang, hingga ditemukan di tumpukan sampah. 

"Puisi-puisi yang lahir tidak hanya dari pergulatan batin, namun juga pertarungan di ambang batas kesadaran manusia. Antara siapa aku, untuk apa aku dan mengapa. Kehidupan yang jauh dari tanah air, jauh dari daratan, jauh dari akar kehidupan asal," ujarnya dalam siaran pers pada Sabtu (19/12/2020).

"Tema- tema yang dihadirkan pun beragam mulai dari tema kehidupan, kematian, tema ibu, tak luput juga tema cinta kisah asmaranya dengan pria-pria Eropa timur, yang menjadi sumber inspirasi terciptanya album ini,"tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved