Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Gereja Katedral Denpasar Siap Laksanakan Ibadah Natal dengan Prokes Ketat, Jadwal Misa Ditambah

Gereja Katolik Katedral Denpasar menggelar 8 kali Misa Hari Raya Natal yang dibagi dalam 3 kali ibadah Malam Natal 24 Desember 2020 dan 5 kali Ibadah

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Persiapan perayaan Natal di Pastoral Gereja Katolik Katedral Denpasar, Kamis (24/12/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gereja Katolik Katedral Denpasar menggelar 8 kali Misa Hari Raya Natal yang dibagi dalam 3 kali ibadah Malam Natal 24 Desember 2020 dan 5 kali Ibadah Hari Raya Natal 25 Desember 2020.

"Ada penambahan jadwal ibadah misa saat masa pandemi Covid-19, tanggal 25 Desember biasanya 4 kali sekarang kita gelar 5 kali, ibadah malam Natal biasanya 2 kali sekarang ada 3 kali, untuk membagi umat dan mengurangi jumlah kerumunan," kata Pastor Paroki Roh Kudus Katedral Denapsar, Romo Herman Yosep Babey

Romo Herman menuturkan bahwa perayaan Natal Tahun 2020 ini berlangsung di tengah keprihatinan banyak orang, akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: BRI Siapkan Rp 657 Miliar Kas ATM Selama Cuti Bersama, Libur Natal hingga Tahun Baru di Bali

Baca juga: PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Nataru, Siagakan 40 Ribu Personel

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pos Pencarian dan Pertologan Jembrana Gelar Operasi Laut

Tak sedikit keluarga yang berduka dan kehilangan sanak saudaranya, kehilangan pekerjaan, dan anak-anak tidak bisa bersekolah.

"Yang kita lakukan, kita berusaha melahirkan suka cita Natal. Umat boleh datang jumlah terbatas, di katedral kapasitas 2.500 jemaat, dengan batasan kesehatan bisa sampai 500 saja dengan protokol kesehatan super ketat," katanya.

Selain itu, Romo Herman menjelaskan gegap gempita perayaan Natal secara lahiriah tidak terjadi di tahun 2020. Ibadah pun harus dikurangi durasi peribadatannya.

"Prosesi juga kita buat simpel dan cepat jadi sekitar satu jam, biasanya dua jam," tutur dia.

Baca juga: Jadwal dan Panduan Ibadah Misa Natal & Tahun Baru di Gereja Katedral Denpasar

Baca juga: ASN Dilarang Bepergian Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Sebagaimana Maklumat Kapolri saat Natal supaya tidak ada perayaan ibadah di luar tempat ibadah.

"Di situasi normal, banyak yang duduk-duduk di luar atau di basemen, sekarang semua harus steril," jelasnya.
Perayaan Ibadah Natal tahun ini benar-benar bakal dirasakan berbeda oleh umat Nasrani dari tahun-tahun sebelumnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved