Natal dan Tahun Baru

Momen Nataru Harapan Bagi Nelayan Lobster Tabanan, Pesanan Lobster Mulai Menggeliat Sejak Pekan Lalu

Sejak pekan lalu, pesanan lobster dari beberapa restoran di Badung dan Denpasar mulai menggeliat meskipun jumlah tak sebanyak pesanan sebelum pandemi

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Seorang supplier lobster Tabanan, Dewa Made Ada Artana tampak memperlihatkan dua ekor lobster di rumah makan miliknya bernama Tulus Lobster di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seorang supplier lobster di Tabanan, Dewa Made Ada Artana tampak memperlihatkan dua ekor lobster di rumah makan miliknya bernama Tulus Lobster di Pantai Yeh Gangga, Kamis (24/12/2020).

Sejak pekan lalu, pesanan lobster dari beberapa restoran di Badung dan Denpasar mulai menggeliat meskipun jumlah tak sebanyak pesanan sebelum pandemi.

Pesanan per restoran 2-3 kilogram dari sebelumnya 5-10 kilogram.

Menurut Dewa Made Ada, momen hari raya Natal dan Tahun 2020 ini memberikan secercah harapan bagi para nelayan lobster yang ada di Tabanan.

Baca juga: Budidaya Lobster Pertama Kali Berhasil di Bali

Momen liburan panjang ini membuat usaha rumah makan kembali memesan dan menyediakan menu makanan lobster yang bahannya dipesan di Tabanan.

Banyak dampak positif yang dirasa para nelayan serta pengusaha rumah makan termasuk harganya yang mulai naik perlahan.

Sebab, semenjak pandemi merebak di Indonesia khususnya Tabanan bulan Maret lalu, permintaan lobster seolah-olah "mati suri" atau turun drastis sebab semua restoran memilih tutup.

"Beruntung dengan adanya momen libur panjang ini, ada kunjungan wisatawan domestik membuat pesanan mulai menggeliat. Pesanan mulai ada sejak 20 Desember lalu meskipun jumlahnya tak sama dengan sebelum pandemi. Jadi ini membantu kita semua sebagai nelayan lobster dan supplier lobster juga," jelas Dewa Made Ada, Kamis (24/12/2020).

Dia menuturkan, untuk restoran yang menyajikan menu makan lobster fresh (segar), dulunya rata-rata bisa memesan lobster 5-10 kilogram.

Hanya saja, saat ini rumah makan hanya mampu memesan lobster di kisaran 2-3 kilogram.

Harga lobster juga relatif stabil saat ini. Harga lobster di kisaran Rp 350-400 ribu per kilogramnya.

Penjualan lobster harus tetap sesuai ukuran dan berat yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan yakni lobster pasir harus yang dijual dengan berat 200 gram kemudian lobster batu dengan 150 gram.

Ada beberapa jenis lobster tangkapan nelayan di Tabanan seperti lobster pasir, lobster batik, lobster mutiara dan lobster batu.

Yang paling dominan diminati adalah lobster batu karena rasanya yang lezat dan kandungan gizinya yang lebih baik.

Baca juga: Nelayan di Tabanan Diminta Waspadai Dampak La Nina, Bulan Ini Mulai Musim Lobster dan Ikan

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved