Natal dan Tahun Baru

Momen Nataru Harapan Bagi Nelayan Lobster Tabanan, Pesanan Lobster Mulai Menggeliat Sejak Pekan Lalu

Sejak pekan lalu, pesanan lobster dari beberapa restoran di Badung dan Denpasar mulai menggeliat meskipun jumlah tak sebanyak pesanan sebelum pandemi

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Seorang supplier lobster Tabanan, Dewa Made Ada Artana tampak memperlihatkan dua ekor lobster di rumah makan miliknya bernama Tulus Lobster di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Kamis (24/12/2020). 

"Lobster yang kami peroleh disini berasal dari tangkapan nelayan di Tabanan seperti nelayan di Pantai Yeh Gangga, Pantai Pasut dan Pantai Kelating di Kecamatan Kerambitan. Sehari, tangkapan mereka para nelayan hingga 100 kilogram per harinya," katanya.

Sehari Mampu Tangkap 2-3 Kilogram

Terpisah, seorang nelayan lobster di Pantai Yeh Gangga, Made Sukarya (57) menyatakan, sekali melaut berburu lobster di pantai bisa memperoleh 2-3 kilogram.

 Itupun tergantung cuaca. Ia sehari-harinya masih menggunakan cara tradisional untuk menangkap lobster, yakni dengan menggunakan jaring tangkap yang kerap disebut bubu.

"Tergantung cuaca juga, kadang kita dapat banyak kadang sedikit. Tapi minimal 1 kilogram bisa saya bawa pulang sekali melaut," ungkapnya.

 Dia berharap, dengan adanya perayaan momen Nataru ini bisa menggeliatkan permintaan lobster seperti dulu.

Dia juga berharap cuaca juga mendukung perburuan lobster.

 Sebab, musim tangkap lobster terjadi mulai bulan Agustus-Desember.

"Tapi karena bulan Oktober Nopember kemarin itu cuacanya kurang mendukung. Tapi sekarang sudah mulai normal. Semoga pandemi ini segera berlalu dan permintaan lobster kembali menggeliat," harapnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved