Breaking News:

Penanganan Covid

Satgas Enforce Kodim Bangli Sosialisasi Prokes di Pasar Lumbuan Susut

anggota Satgas Enforce Koramil 02/Susut melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan pengunjung di Pasar Tradisional Lumbuan, Desa Sulahan

istimewa
Satgas Enforce ketika melakukan sosialisasi dan edukasi di Pasar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut. Selasa (29/12/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Upaya menekan penyebaran virus corona di Bangli terus digencarkan oleh Satgas Enforce Kodim Bangli.

Seperti pada Selasa (29/12/2020), anggota Satgas Enforce Koramil 02/Susut melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan pengunjung di Pasar Tradisional Lumbuan, Desa Sulahan.

Kegiatan sosialisasi dilakukan bersama petugas pendisiplinan Covid-19.

Selain di Pasar Lumbuan, Satgas Enforce juga menyasar tempat berpotensi keramaian lainnya, yakni Pasar Kayuambua, Desa Tiga, Susut.

Baca juga: Satgas Enforce Kodim Bangli Ajak Wisatawan Patuhi Protokol Kesehatan

Pada kegiatan tersebut, Satgas Enforce meminta agar para pengunjung pasar selalu menjaga jarak dengan pengunjung lain.

 Disamping juga mengimbau kepada pengunjung pasar agar tidak panik dalam menyikapi berita-berita yang beredar di media sosial maupun di masyarakat.

"Kami juga menganjurkan para pedagang dan pengunjung untuk senantiasa menerapkan 3M.

 Yakni rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, olahraga teratur, serta menjaga pola makan.

Yang lebih utama lagi, marilah kita senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa agar penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang mewabah di masyarakat cepat mereda dan keadaan normal kembali," ujar Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana.

Lanjut Dandim asal Tabanan itu, penerapan protokol COVID-19 di Pasar merupakan tanggung jawab pengelola pasar, guna mendukung program pemerintah agar Indonesia terbebas dari penyebaran Virus Corona.

 Pengelola pasar wajib membudayakan penggunaan masker serta larangan kerumunan, sehingga baik pedagang maupun pembeli terlindungi dari penularan virus corona.

Sementara itu, perkembangan virus corona di Bangli selama dua hari terakhir nihil akan penambahan kasus.

 Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan hingga kini akumulasi kasus positif di Bangli masih tercatat sebanyak 940 kasus.

Di mana, 13 orang diantaranya masih dalam perawatan

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, 138 Personel Kodim Bangli Jalani Swab Test

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved