Breaking News:

Penanganan Covid

Virusnya Ganti Baju, Bisa Dideteksi PCR

Zubairi Djoerban, meminta publik tak perlu terlalu khawatir dengan varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris.

Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pixabay
Ilustrasi Covid-19 - Virusnya Ganti Baju, Bisa Dideteksi PCR 

TRIBUN-BALI.COM - KETUA Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban, meminta publik tak perlu terlalu khawatir dengan varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris.

Menurutnya, virus ini dapat dideteksi melalui tes polymerase chain reaction (PCR).

"Nah ini sekarang virusnya (ibarat manusia) ganti baju tetapi masih bisa dideteksi dengan PCR. Jadi tidak perlu khawatir," kata Zubairi dalam talk show BNPB, Selasa (29/12/2020).

Zubairi mengatakan, varian baru virus Corona ini sudah menyebar di beberapa negara di luar Inggris yakni, Belanda, Australia, Singapura, Italia, Denmark, dan Islandia.

Baca juga: Jro Mangku Goa Raja Muntah-muntah Sebelum Meninggal, Punya Riwayat Gagal Ginjal

Baca juga: 99 Persen Kasus Covid-19 di Buleleng Tersebar melalui Transmisi Lokal

Baca juga: Satgas Nasional Sebut Zona Merah Covid-19 Meningkat Pekan Ini, Total 76 Wilayah

Menurut Zubairi, penularan varian baru virus Corona B117 ini mencapai 71 persen.

Namun, tidak lebih mematikan.

"Kita lihat virus yang baru ini menular jauh lebih cepat 71 persen dari virus sebelumnya. Itu yang harus kita ingat. Para ahli juga yakin memang virus B117 mudah menular, namun tidak lebih mematikan," ujarnya.

Di samping itu, Zubairi mengatakan, munculnya varian baru virus Corona ini tidak akan memengaruhi vaksin Covid-19 yang tengah dikerjakan para ahli karena vaksin diyakini masih efektif.

"Para ahli optimistis karena tahu bahwa divaksinasi itu kita akan memiliki kekebalan di banyak tempat, kalau ada varian baru maka yang gagal di lapisan ke empat artinya kekebalan lain tetap berjalan," ucapnya.

Lebih lanjut, Zubairi menyorot persentase kasus positif Covid-19 di Indonesia yang mencapai angka 20 persen.

Ia menilai, angka tersebut masih sangat tinggi sehingga dibutuhkan kerja sama seluruh pihak untuk terlibat dalam mencegah penularan Covid-19.

"Jadi untuk pencegahan harus all out, total football, tetap harus ketat dan harus vaksinasi harus kita lakukan," pungkasnya.

(tribunnews.com)

Catatan Redaksi: Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Bali mengajak seluruh Tribunners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved