Breaking News:

Sponsored Content

Wabup Suiasa Hadiri Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Tengkulung, Ingatkan Hal Ini

Wabup Suiasa Hadiri Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Tengkulung, Ingatkan Desa Adat Mengajegkan Seni, Adat dan Budaya Bali

Istimewa
Wabup Suiasa saat menghadiri Pengukuhan Bendesa Desa Adat dan Prajuru Desa Adat Tengkulung di Desa Adat Tengkulung Tj. Benoa, Selasa (29/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, menghadiri Pengukuhan Bendesa Desa Adat dan Prajuru Desa Adat Tengkulung masa bakti 2020-2025 di Balai Banjar Tengkulung Desa Adat Tengkulung, Kelurahan Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (29/12/2020).

Pengukuhan yang bertepatan dengan Purnamaning Kepitu ini juga disaksikan Anggota DPRD I Wayan Luwir Wiyana, Made Retha, Wayan Sugita Putra, Petajuh Majelis Agung Propinsi Bali, Dr. I Made Wena, M.Si, Camat Kuta Selatan, Lurah Tanjung Benoa serta Bendesa Adat se-Kuta Selatan.

Wabup Suiasa pada kesempatan tersebut mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Krama Desa Adat Tengkulung yang sudah melaksanakan proses demokrasi secara damai dan lancar dalam pemilihan Bendesa Adat Tengkulung.

Untuk itu pihaknya mengucapkan selamat ngayah kepada Bendesa dan Prajuru yang baru dikukuhkan serta mengingatkan ke depan para Prajuru baru ini mempunyai tugas yang cukup berat apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Baca juga: Pentingkan Kesehatan Anak, Dewan Badung Sepakat Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

Baca juga: BREAKING NEWS Badung Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Ditunda, Made Mandi: Banyak Pertimbangan

Baca juga: Disdikpora Badung Akui Sekitar 90 Persen Sekolah di Badung Siap Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

“Namun kami meyakini dengan semangat ngayah dan lascarya, Prajuru baru akan mampu melaksanakan swadharma dengan penuh rasa tanggung jawab,” katanya.

Diingatkan pula agar Desa Adat senantiasa kokoh mengajegkan seni, adat dan budaya Bali sebagai rohnya pariwisata Bali.

Orang nomor dua di Badung itu juga menyampaikan terima kasih kepada Bendesa dan Prajuru sebelumnya yang sudah mengakhiri tugasnya dalam pengabdian membangun Desa Adat Tengkulung.

 “Karena kami di Kabupaten sangat berkepentingan, kalau Desa Adat aman dan lancar akan meringankan tugas kami di Pemkab Badung karena program yang dirancang akan berjalan lancar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengukuhan Bendesa Desa Adat dan Prajuru Desa Adat Tengkulung masa bakti 2020-2025, I Ketut Sukada, melaporkan yang dikukuhkan sebagai Bendesa Adat Tengkulung I Gede Eka Surawan.

Sebagai Petajuh I Wayan Seraya, Penyarikan A.A Catur Parwata, Petengen I Nyoman Siana, kemudian untuk bhaga-bhaga diantaranya bhaga parhyangan A.A Ngurah Gede Redana, bhaga pawongan I Wayan Rusliadi, bhaga palemahan A.A Putu Swastika dan bhaga bupda I Wayan Kayanta.

Ditambahkan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan serangkaian pengukuhan ini diantaranya 5 Oktober 2020 dilaksanakan pembentukan panitia pengukuhan, 10 Oktober hingga 17 Oktober 2020 dilaksanakan penyaringan bakal Bendesa Desa Adat Tengkulung.

Selanjutnya, pada 17 Oktober dilaksanakan penetapan Calon Bendesa Adat Tengkulung yaitu I Wayan Juliarta dan I Gede Eka Surawan.

Tanggal 30 November 2020 diadakan pemilihan Bendesa Adat Tengkulung dengan musyawarah mufakat yang dihadiri oleh karma Desa Adat Tengkulung sehingga terpilih I Gede Eka Surawan sebagai Bendesa Desa Adat Tengkulung masa bakti 2020-2025.

Pada 6 Desember 2020 diadakan rapat penetapan Bendesa Desa Adat Tengkulung dan Prajuru Desa Adat Tengkulung.

“Jadi hari ini 29 Desember 2020 dilaksanakan acara menjaya-jaya dan pengukuhan oleh Majelis Madya Kabupaten Badung di Balai Banjar Tengkulung Desa Adat Tengkulung,” tungkasnya. (*).

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved