Breaking News:

Penemuan Mayat di Denpasar

10 Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Pegawai Bank di Denpasar, Kronologi Kejadian hingga PAH Ditangkap

Modus operandi pelaku menganiaya korban dengan pisau hingga meninggal dunia kemudian mengambil barang milik korban. 

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Kambali
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Pelaku pembunuhan pegawai Bank Mandiri Kuta, PAH (14) dihadirkan dalam press rilis di Mapolresta Denpasar, Kamis (31/12/2020). 

Di antaranya 8 tusukan serta belasan luka terbuka dan lecet.

“Ditemukan luka tusuk pada korban ada 8 tusukan, 2 tusukan dada sebelah kiri 2 tusukan dada kanan, 2 tusukan pada leher dan 2 tusukan perut kanan, selain itu terdapat belasan luka terbuka,” paparnya.

Baca juga: UPDATE Pegawai Bank yang Tewas Itu Tidak Alami Kekerasan Seksual, Polisi Selidiki Pelaku Pembunuhan

6. Korban sempat kritis beberapa jam

Rumah atau lokasi ditemukannya seorang pegawai bank di Denpasar yang diduga korban pembunuhan.
Rumah atau lokasi ditemukannya seorang pegawai bank di Denpasar yang diduga korban pembunuhan. (Tribun Bali/Firizqi Irwan)

Korban Ni Putu Widiastiti diperkirakan selama 8 jam dalam kondisi kritis sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Hal ini diungkapkan Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam press rilis di Mapolresta Denpasar, Bali, pada Kamis (31/12/2020).

“Dari hasil analisa visum oleh RS, pada saat dilakukan visum kematiannya diperkirakan 8 jam atau sekitar jam 3 atau 4 subuh tidak ada (tidak bernyawa, red)," kata dia.

"Peristiwa diperkirakan sekitar jam 5 sore berarti pada saat kejadian korban kondisi kritis, sesuai perhitungan medis korban meninggal dunia jam 3 atau 4 subuh,” ungkap Kombes Pol Jansen.

Baca juga: Hari Ini Pengabenan Pegawai Bank Korban Pembunuhan Dilakukan dengan Protokol Covid-19

7. PAH residivis kasus pencurian sesari

Insiden memilukan itu dialami korban atas perbuatan keji PAH yang berniat mencuri.

“Modus operandi pelaku menganiaya korban dengan pisau hingga meninggal dunia, kemudian mengambil barang milik korban, sedangkan motifnya pencurian,” katanya

Pelaku remaja 14 asal Kabupaten Buleleng, Bali itu sudah lama mengincar korban yang tinggal sendirian.

“Pelaku melihat dan mengintai korban yang tinggal sendirian," kata dia.

"Mencari saat yang tepat untuk melakukan aksinya niatnya untuk mencuri, motor hanya ada satu, sering sendirian, menganggap aman melancarkan aksinya karena sasaran hanya seorang perempuan,” beber Kombes Pol Jansen.

Hasil pendalaman kepolisian, tak hanya kali ini saja pelaku beroperasi.

Sebelumnya, PAH juga pernah melakukan pencurian sesari di sebuah pura.

Baca juga: KPPAD Provinsi Bali Soroti Kasus Tersangka Pembunuhan Pegawai Bank yang Masih di Bawah Umur

8. Terancam pidana penjara 15 tahun

PAH diancam 15 tahun pidana penjara atas aksi keji pencurian disertai kekerasan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pasal yang akan dipersangkakan adalah 338 KUHP dan atau pasal 35 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara 15 tahun dan akan ada pemberatan yang akan kita lengkapi, seperti bukti-bukti yang ada di Buleleng,” kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan di Mapolresta Denpasar, Bali, Pada Kamis (31/12/2020).

Disinggung mengenai usia tersangka masih di bawah umur, Kombes Pol Jansen menegaskan, hukum tetap diproses sesuai prosedur yang berlaku.

“Prosedur hukum dikenakan ada sistem peradilan anak yang berlaku kepada pelaku termasuk penahanan khusus untuk anak, ada pendampingan dari Bapas (Balai Pemasyarakatan, red), sebelum penahanan pelaku sudah melaksanakan tes rapid antigen untuk memastikan tahanan dalam kondisi tidak terkena covid-19 karena korban terindikasi covid-19,” jelasnya.

Baca juga: Terungkap, Tersangka Pembunuhan Teller Bank Adalah Remaja 14 Tahun Tetangga Korban

9. Kronologi penangkapan

Polisi temukan barang bukti pisau belati saat dilakukan pemeriksaan di rumah korban Ni Putu Widiastuti, Senin (28/12/2020).
Polisi temukan barang bukti pisau belati saat dilakukan pemeriksaan di rumah korban Ni Putu Widiastuti, Senin (28/12/2020). (dok. istimewa)

Adapun kronologis penangkapan, pada hari Senin (28/12/2020), sekira jam 09.00 Wita Resmob dipimpin Kanit dan Kasubnit Resmob Resta Denpasar, Dit Reskrimum dan Polsek Denpasar Barat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kemudian tim melakukan penyelidikan.

Pada Kamis (31/12/2020) sekira pukul 00.40 Wita bertempat di Pelabuhan Penimbangan Singaraja Kabupaten Buleleng, Bali berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka dan mengamankan barang bukti (BB). 

Tersangka dan BB dibawa ke Polresta Denpasar untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pada saat diinterogasi pelaku mengakui semua perbuatannya.

Barang bukti yang diamankan, meliputi 1 unit Sepeda motor Honda Scoopy warna merah putih nomor polisi DK 3114 KAR, pakaian- pakaian milik tersangka, pakaian milik korban, sebuah helm warna putih dan 1 bilah pisau.

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Pegawai Bank di Denpasar Ternyata Residivis Pencuri Kotak Sesari

10. Tersangka mengaku menyesal

Pada saat diinterogasi pelaku mengakui semua perbuatannya. telah melakukan pencurian dengan kekerasan di TKP dengan cara menganiaya korban dengan pisau dan mengambil barang milik korban.

Sementara itu, tersangka PAH yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu mengaku menyesali perbuatannya.

Selain itu ia juga mengaku perbuatan keji itu ia lakukan karena terpaksa.

“Iya menyesal, terpaksa,” kata tersangka, PAH.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tersangka Pembunuhan Pegawai Bank Ditangkap di Buleleng, Masih Bocah Umur 14 Tahun

Kronologis singkat kejadian pada Senin, 28 Desember 2020, sekira jam 08.30 Wita pelapor I Ketut Widia mendapatkan telepon dari tempat kerja bahwa korban tidak bekerja.

Kemudian pelapor menghubungi handphone korban tetapi tidak diangkat. 

Kemudian pelapor mendatangi rumah yang menjadi TKP.

Pelapor menemukan korban yang merupakan anak pelapor sudah meninggal dunia dengan banyak luka tusuk di tubuh korban.

Sepeda motor milik korban juga tidak ada. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved