Breaking News:

Berita Bali

Gubernur Koster Bakal Laksanakan Sejumlah Kebijakan Penting dan Strategis di 2021, Ini Daftarnya

Pertama yaitu percepatan pelaksanaan kebijakan dan peraturan yang baru diberlakukan dan belum berjalan, antara lain: sistem pertanian organik;

dok
ilustrasi Lahan pertanian di Kecematan Tegalalang, Gianyar. Koster Bakal Laksanakan Sejumlah Kebijakan Penting dan Strategis di 2021, salah satunya di bidang pertanian 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster mengaku akan akan melaksanakan  percepatan pelaksanaan kebijakan penting dan strategis sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam memasuki Bali Era Baru tahun 2021.

Pertama yaitu percepatan pelaksanaan kebijakan dan peraturan yang baru diberlakukan dan belum berjalan, antara lain: sistem pertanian organik; pembangunan industri; penyelenggaraan kesehatan; penyelenggaraan ketenagakerjaan; pelindungan pura, pratima, dan simbol keagamaan.

Selain itu juga bakal dilaksanakan sistem pengamanan lingkungan terpadu berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat); pelestarian tanaman lokal Bali sebagai taman gumi banten, puspa dewata, usada, dan penghijauan; standar kepariwisataan budaya Bali; tata kelola pariwisata Bali; Bali energi bersih; pengelolaan.sampah berbasis sumber; dan pelindungan danau, mata air, sungai, dan laut.

"Kedua yakni percepatan pelaksanaan kebijakan dan peraturan yang sudah diberlakukan, namun pelaksanaannya baru memasuki tahap awal," kata Koster dalam keterangan tertulis pidato akhir tahun 2020 dan menyongsong tahun baru 2021 yang diterima Tribun Bali, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Sampaikan Pidato Akhir Tahun, Gubernur Koster Klaim Kasus Covid-19 di Bali Tertangani dengan Baik

Kebijakan yang dimaksud yakni tata kelola minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali; pelayanan kesehatan tradisional Bali; dan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Kemudian yang ketiga, yakni percepatan pelaksanaan kebijakan dan peraturan yang sudah diberlakukan serta sudah dilaksanakan namun harus dioptimalkan.

Kebijakan itu antara lain, pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Bali; pelaksanaan Bulan Bung Karno; penggunaan busana adat Bali; penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali; penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali; penguatan Desa Adat; dan pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Koster menuturkan, dalam dua tahun berjalan pemerintahan yang dipimpin olehnya, masih fokus pada penyelesaian Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub) serta melaksanakan kebijakan  prioritas bidang adat, tradisi, seni, budaya dan kearifan lokal yang diiringi dengan perbaikan kualitas lingkungan alam.

"Pada tahun ketiga pemerintahan yang Titiang pimpin, akan mulai diisi dengan merancang arah kebijakan yang difokuskan pada pembangunan perekonomian yaitu menyeimbangkan struktur dan fundamental perekonomian Bali antara lain pariwisata, pertanian termasuk kelautan, dan industri," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved