Breaking News:

Berita Buleleng

PD Pasar Diberi Keringanan Dua Tahun Tidak Mengejar Profit

Revitalisasi Pasar Banyuasri telah rampung dilakukan, akan mulai beroperasi pada akhir Januari 2021 mendatang

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Foto: Suasana Pasar Banyuasri pasca direvitalisasi - PD Pasar Diberi Keringanan Dua Tahun Tidak Mengejar Profit 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Revitalisasi Pasar Banyuasri telah rampung dilakukan.

Pasar berlantai tiga itu rencananya akan mulai beroperasi pada akhir Januari 2021 mendatang.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana pun memberikan keringanan pada PD Pasar selaku pengelola Pasar Banyuasri, selama dua tahun untuk tidak terlalu mengejar profit.

Melainkan lebih memperkenalkan Pasar Banyuasri kepada masyarakat hingga ke tingkat internasional.

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Satgas Enforce Kerumunan Kodim 1611/Badung Patroli di Kawasan Badung dan Denpasar

Baca juga: Pemkab Buleleng Siapkan Anggaran BTT Rp 5 Miliar, Termasuk untuk Operasional Vaksinasi Covid-19

Baca juga: New Nomal, Jam Buka Pasar di Gianyar Masih Dibatasi

Bupati Suradnyana ditemui Rabu (30/12/2020) mengatakan, selain dirancang sebagai pasar tradisional, Pasar Banyuasri juga diharapkan bisa menjadi Tourism Market atau destinasi wisata baru.

Untuk itu, ia berharap kebersihan pasar dapat dijaga dengan baik oleh para pedagang.

"Selama dua tahun ini, PD Pasar jangan pikir profit dulu. Kami berikan keringanan, tidak ada target pemasukan dari Pasar Banyuasri. Yang penting pasar ini harus populer dulu di masyarakat," terangnya.

Selain itu, Bupati Suradnyana mengatakan, seluruh pedagang di pasar tumpah Terminal Banyuasri dipastikan akan dipindahkan seluruhnya ke Pasar Banyuasri.

Baca juga: Biaya Operasional Tinggi, PD Pasar Buleleng Rancang Kenaikan Cukai Harian

Baca juga: Ini Strategi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Sejumlah Pasar Dibawah Naungan PD Pasar Denpasar

Baca juga: 5 Bulan Hibah Tertahan di Pemkot, PD Pasar Belum Bisa Tarik Sewa Kios dan Los di Pasar Badung

Sementara untuk pedagang bermobil yang ada di sebelah barat (Kolam Renang  Nirmala Asri Banyuasri) akan dipindahkan ke Jalan Samudra, Buleleng, Bali.

"Pedagang sayur mayur, daging, ikan, buah, semuanya masuk. Tidak ada yang di luar. Sementara pedagang bermobil nanti akan pindah di Jalan Samudra, yang dijual pun hanya busung, bunga dan kelapa. Biar tidak ada kecemburuan," ucapnya.

Seperti diketahui, Pasar Banyuasri dibangun tiga lantai.

Dimana untuk lantai I disiapkan 200 los basah dan 252 los kering.

Sementara di lantai II disiapkan 244 los dan 184 unit kios.

Sedangkan di lantai III disiapkan 8 unit kios kuliner dan areal parkir.

Pasar ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 159.5 miliar. (*).

Baca juga: BBPOM di Denpasar dan PD Pasar Berkolaborasi Beri Edukasi Lewat Talkshow RRI

Baca juga: Ini Strategi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Sejumlah Pasar Dibawah Naungan PD Pasar Denpasar

Baca juga: PD Pasar Badung Belum Bisa Memungut Sewa Los dan Kios Meski Hibah Sudah Turun

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved