Breaking News:

Anak Bocahnya Hanyut, Sang Ayah Gontai Bawa Bantal dan Larung Kembang ke Kali Ciliwung

Wajah Iwan murung meratapi sang anak tengah, Muhammad Pandu Virgiawan yang hanyut usai mandi di Kali Ciliwung pada siang hari di akhir pekan.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Kembang yang ditabur Iwan di tepi Kali Ciliwung pada Minggu (3/1/2021). Iwan (45), warga Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, kehilangan anak laki-lakinya usai mandi di Kali Ciliwung pada Minggu (3/1/2021) 

Di antaranya mawar, melati dan kenanga.

Usai ditaburi, kedua tangannya menengadah berdoa agar sang anak lekas ditemukan.

Namun, usaha itu pun belum juga menunjukkan hasil.

Baru sekitar pukul 17.15 WIB, jasad pandu berhasil diselamatkan.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Pandu melalui proses penyelaman pada radius 10 meter dari lokasi kejadian.

Begitu ditemukan, korban langsung dibawa menuju rumah duka.

"Korban ditemukan sore ini berkat sinergi dan kerjasama tim SAR gabungan yang ada di lapangan. Selanjutnya korban kita serahkan kepada pihak keluarga," tegas Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta.

Sebelumnya personil SAR gabungan melakukan upaya pencarian dengan membagi area menjadi tiga. 

Tim pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet dengan radius 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Tim kedua memantau melalui jalur darat dengan radius 1 KM dari lokasi kejadian.

Kemudian tim ketiga melakukan pencarian dengan proses penyelaman apabila kondisi memungkinkan dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian. 

Sebelumnya korban yang bernama Muhammad Pandu Firgiawan berusia 13 tahun tenggelam pada minggu (3/1/2021) petang sekitar pukul 11.00 WIB. Korban sedang berenang bersama kedua temannya di kali Ciliwung.

Menurut warga sekitar, Jamin (40), ketiga anak itu terbawa arus saat hendak menyeberang.

Mereka meminta tolong kepada warga di sekitar bantaran Kali Ciliwung.

"Karena arusnya cukup deras mereka kebawa, dua orang selamat karena ditolong sama pemilik dan karyawan pabrik tahu dekat kali. Tapi yang satu enggak selamat," tambahnya. (Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kisah Pilu Awal Tahun, Bocah SMP Hanyut: Ayah Bawa Bantal dan Larung Kembang ke Kali Ciliwung

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved