Breaking News:

Berita Gianyar

Ruko Berisi Motor & Peralatan Bengkel Terbakar di Blahbatuh Gianyar, Penyewa Sedang Berada di Jawa

sebuah roko terbakar di Jalan Wisma Gajah Mada, Banjar Laud, Desa/Kecamatan Blahbatuh, Rabu (6/1/2021) pukul 02.30 Wita

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Sebuah ruko di Blahbatuh terbakar, Rabu (6/1/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Setelah sempat diguyur hujan lebat, sebuah roko terbakar di Jalan Wisma Gajah Mada, Banjar Laud, Desa/Kecamatan Blahbatuh, Rabu (6/1/2021) pukul 02.30 Wita.

Dalam ruko tersebut terdapat berbagai peralatan berharga, yakni sepeda motor, peralatan bengkel sepeda motor, termasuk puluhan buah kasur.

Informasi dihimpun Tribun Bali, ruko tersebut dikontrak oleh orang dari Jawa, dimana sejak akhir Desember 2020 ia telah pulang ke kampung halamannya, sehingga saat kebakaran tersebut kondisinya tak berpenghuni.

Menurut seorang saksi,  Masullah (27) yang tinggal di selatan tempat kejadian perkara (TKP), saat itu ia tengah memasak untuk bahan jualan

Baca juga: Diawali Korsleting Listrik, Warung Made Murniani Lalu Terbakar,Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

Selanjutnya ia melihat kepulan asap yang disertai dengan bunyi ledakan di TKP.

Ia pun berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan tetangganya

Kemudian  warga sekitar rame-rame datang ke TKP dan selanjutnya  saksi Kadek Widyantara melaporkan peristiwa kebakaran tersebut ke Polsek Blahbatuh.

Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko mengatakan, saat mendapatkan laporan tersebut sekitar 03.00 Wita, petugas gabungan dari Polsek Blahbatuh, Polres Gianyar dibantu oleh 3 Unit Mobil Pemadam Kebakaran Pemda Gianyar langsung mendatangi lokasi. 

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 05.00 Wita.

"Api tidak sampai merambat ke bangunan yang lain.

Kebakaran tersebut mengakibatkan hangusnya tumpukan kasur dan bantal yang berjumlah sekitar 40 buah dan tiga unit sepeda motor dan peralatan bengkel, tabung gas serta peralatan rumah tangga lainya, dan barang-barang yang terbakar belum dapat didata dengan jelas , mengingat korban (pengontrak) tidak ada di TKP karena sejak  Kamis tanggal 31 Desember 2020 yang lalu pengontrak ruko telah pulang ke kampung halamannya di Jawa sehingga bangunan yang terbakar tersebut tidak ada penghuninya," ungkapnya.

Terkait jumlah kerugian, pihaknya memperkirakan mencapai Rp  125 juta dan nihil korban jiwa.

"Dugaan kebakaran karena korsleting listrik ," ujar Kapolsek. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved