Corona di Bali

Kunjungan Wisatawan Bakal Turun, DPRD Minta Masyarakat Bali Sabar

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021, Ketentuan ini dipastikan akan berdampak pada pariwisata Bali

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi PSBB - Kunjungan Wisatawan Bakal Turun, DPRD Minta Masyarakat Bali Sabar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PEMERINTAH akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat di Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021.

Dua daerah di Bali yang terkena PSBB adalah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Ketentuan ini dipastikan akan berdampak pada pariwisata Bali.

Kunjungan wisatawan domestik akan menurun, dan rencana membuka wisatawan mancanegara di awal tahun ini pun bakal tertunda.

Baca juga: PSBB di Jawa dan Bali Mulai 11-25 Januari 2021, Pemprov Bali Masih Tunggu Arahan Pusat

Baca juga: Kebijakan PSBB Jawa dan Bali Mulai 11 Januari, ASITA Bali: Kami Hanya Bisa Mengikuti dan Mendukung

Baca juga: Soal Pemberlakuan PSBB di Bali, Cok Ace: Masih Menunggu Surat Pemerintah Pusat

Ketua PHRI Badung, IGN Rai Suryawijaya, menyampaikan ketentuan PSBB ini hampir dipastikan dapat menurunkan kunjungan wisatawan ke Bali khususnya Badung.

Tingkat hunian hotel pun ikut menurun.

"Keputusan ini terkait perkembangan pandemi Covid-19, Pemerintah betul-betul concern terhadap kesehatan. Tentu imbasnya terhadap Bali juga kunjungan wisatawan turun, sepanjang 14 hari itu (masa PSBB) prediksi akan turun tingkat kunjungan wisatawan ke sini," ungkap Rai Suryawijaya, Rabu (6/1/2021).

Mengenai tingkat hunian hotel (okupansi), saat ini sudah turun atau drop lagi.

Terlebih setelah tanggal 4 Januari 2021 yang lalu, karena banyak wisatawan yang kembali ke daerahnya setelah liburan Natal dan Tahun Baru.

Ia memperkirakan kunjungan wisatawan hanya sekitar 5 ribu orang rata-rata per hari dalam situasi dan kondisi seperti ini.

"Okupansi di Badung saat libur Nataru 20 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021 kemarin cukup memberikan angin segar karena kedatangan wisatawan mencapai 300 ribu lebih selama periode itu. Kurang lebih 40 persen rata-rata tingkat hunian hotel di Badung," jelas Rai Suryawijaya.

Setelah masa liburan Nataru berakhir tingkat hunian hotel menurun tajam.

Menurutnya, sekarang rata-rata hanya sekitar 10 persen saja.

Rai Suryawijaya menyampaikan, pihaknya mau tak mau harus mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat terkait PSBB.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Corona di Bali
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved