Breaking News:

Berita Klungkung

Pelebon Tokoh Puri Klungkung Dijaga Ketat Kepolisian, Tak Ada Bade Tumpang 11

Pelebon Tokoh Puri Klungkung Dijaga Ketat Kepolisian, Tak Ada Bade Tumpang 11 dan Pengayah Rapid Antigen

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
DIJAGA KETAT – Petugas kepolisian menjaga ketat pelaksanaan upacara pelebon mantan bupati yang juga tokoh Puri Klungkung almarhum Tjokorda Gde Agung, Rabu (6/1/2021). 

Kepolisian pun menjaga ketat prosesi tersebut.

Bahkan meminta masyarakat tanpa memiliki tanda pengenal untuk menjauh dari lokasi prosesi.

Tidak tampak iring-iringan panjang warga selayaknya prosesi pelebon tokoh puri seperti pada umumnya, karena jumlah pengayah yang terlibat sangat minim.

Jenazah diusung ke bade sekitar pukul 12.00 Wita, lalu dibawa ke pegedengan dengan iring-iringan keluarga puri, pengayah, dan pengawalan ketat petugas kepolisian.

Tidak Bisa Ditunda

Ida Dalem Smara Putra menjelaskan, sebenarnya pelebon almarhum Tjokorda Gde Agung rencananya dilaksanakan September 2019 lalu.

Hanya karena pandemi, upacara pelebon terhadap mantan Bupati Klungkung periode 1983-1993 itu dilaksanakan kemarin.

"Kami tidak bisa menunda lagi pelebon ini. Karena kami tidak tahu kapan pandemi berakhir. Sementara sebelum jenazah dipelebon, sesuai keyakinan kami tidak dapat lakukan upacara agama," ujarnya.

Dengan pertimbangan itu pihak puri tetap memutuskan pelebon dilaksanakan saat pandemi, walaupun prosesi menjadi sangat sederhana.

(eka mita suputra)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved