Breaking News:

Hampir Setahun China Belum Izinkan Tim Ahli Dunia Selidiki Asal-usul Covid-19, WHO Sangat Kecewa

Penolakan China membuat Direktur Jenderal ( Dirjen ) Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus sangat kecewa.

Editor: DionDBPutra
Shutterstock/Alexandros Michailidis
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus sangat kecewa sampai hari ini pemerintah China belum izinkan tim ahli internasional ke Wuhan untuk menyelidiki asal-usul Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, JENEWA - Entah mengapa pemerintah China sampai hari ini belum mengizinkan tim ahli dunia utusan WHO untuk menyelidiki asal-usul Covid-19 di negeri itu.

Penolakan China membuat Direktur Jenderal ( Dirjen ) Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus sangat kecewa.

Aljazeera melaporkan, dua dari 10 anggota tim ahli internasional telah memulai perjalanan ke China.

Walau demikian mereka belum diizinkan masuk China. Hal tersebut disampaikan Tedros pada jumpa pers virtual di Jenewa, Selasa (5/1/2021) sore waktu setempat.

Baca juga: WHO Kecewa Ditolak China, Saat Ingin Selidiki Asal Usul Virus Corona

Baca juga: China Klaim Sukses Luar Biasa Atasi Covid-19 Menjelang Penyelidikan WHO

Baca juga: Virus Corona Baru di Inggris Tak Mempan Vaksin dan Menyebar Lebih Cepat, Begini Respon WHO

"Hari ini kami mengetahui bahwa pejabat China masih belum memberi izin yang diperlukan bagi kedatangan tim di China," kata Tedros, sembari menekankan WHO, China, dan negara transit telah bekerja sama dalam pengaturan itu.

Tedros mengatakan, dia telah melakukan kontak dengan pejabat senior China. Dia menegaskan pengiriman tim ahli dunia itu sebagai misi prioritas WHO.

Namun, China belum memberi tanda kapan mengizinkan para pakar itu masuk ke negaranya.

"Saya jelaskan sekali lagi bahwa misi ini adalah prioritas WHO dan tim internasional. Saya yakin China telah mempercepat prosedur internal untuk penempatan sedini mungkin," kata Tedros.

Peter Ben Embarek, ahli penyakit hewan terkemuka WHO memimpin
tim ahli internasional menuju ke China tersebut.

Embarek seharusnya sudah masuk ke Kota Wuhan ketika pertama kali virus corona merebak pada akhir tahun 2019.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved