Berita Ponorogo
Kateni Tewas Tersambar Petir, Dia dan Temannya Sempat Terpental
Korban bersama seorang temannya sempat terpental saat kejadian nahas tersebut.
Kateni Tewas Tersambar Petir, Dia dan Temannya Sempat Terpental
TRIBUN-BALI.COM, PONOROGO - Kateni (48), warga Desa Karangwaluh, Kecamatan Sampung, Ponorogo Jawa Timur, meninggal dunia akibat tersambar petir, Jumat (8/1/2021) lalu.
Pria yang sehar-hari bekerja sebagai petani itu tewas tersambar petir di persawahan saat bekerja di sawah bengkok milik Narto, Kamituwo Dukuh Nogo desa setempat.
Korban bersama seorang temannya sempat terpental saat kejadian nahas tersebut.
Kapolsek Sampung, Iptu Marsono menjelaskan, saat kejadian korban sedang menggarap sawah milik Narto bersama Kasiman.
Baca juga: Nahas, Adik Kaget Lihat Kakak Telungkup di Bawah Pohon, Ternyata Tewas Tersambar Petir
Baca juga: Wanita di Dompu Ini Tewas Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah Bersama Suami
Baca juga: Nelayan Tewas Tersambar Petir saat Membersihkan Perahu
Baca juga: Arti Mimpi Selamat dari Sambaran Petir, Anda Akan Dapat Anugerah Luar Biasa
"Saat hujan turun Kasiman mendengar suara petir, korban bersama Narto sempat terpental tapi Narto masih sadarkan diri lalu melihat korban sudah tergeletak tidak sadarkan diri di sawah," ucap Marsono, Sabtu (9/1/2021).
Marsono menyebutkan terdapat luka gosong akibat sambaran petir di tubuh korban.
"Pihak keluarga menerima sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi dibuktikan dengan surat pernyataan," jelasnya.
Jenazah lalu diserahkan kepada pihak keluarga dan warga sekitar untuk dimakamkan sebagaimana mestinya.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Petani Ponorogo Tewas Tersambar Petir saat Menggarap Sawah, Rekannya Sempat Terpental
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/hujan-lebat-disertai-angin-kencang-dan-petir.jpg)