Breaking News:

Sedang Tren, Kebiasaan Mengalungkan Masker Ternyata Berbahaya untuk Kesehatan

Saat ini, masker sudah menjadi benda wajib untuk digunakan. Layaknya pelindung diri, masker terbukti sangat efektif mencegah penyebaran Covid-19.

Pexels
Ilustrasi memakai masker. 

TRIBUN-BALI.COM – Saat ini, masker sudah menjadi benda wajib untuk digunakan.

Layaknya pelindung diri, masker terbukti sangat efektif mencegah penyebaran Covid-19.

Selama ini kamu mungkin tak begitu memerhatikan bagaimana kebiasaan menyimpan masker untuk sementara, misalnya saat makan di luar.

Beberapa waktu lalu, kebiasaan menurunkan masker di dagu sempat menjadi tren.

Kebiasaan ini dilakukan karena dinilai praktis saat minum, makan, dan sebagainya.

Baca juga: 10 Manfaat Bengkuang untuk Kesehatan, Baik untuk Jantung Hingga Usus

Baca juga: Dua Wanita Ini Tak Mau Pakai Masker, Pilot Minta Seluruh Penumpang Turun Lagi

Baca juga: Dalam Pesan Natal, Paus Fransiskus Kritik Mereka yang Menolak Pakai Masker

Mengutip laman Nakita.id, perlu diketahui bahwa ada dampak kesehatan yang bisa kita alami jika sering menurunkan masker ke dagu atau leher ketika sedang beraktivitas di luar.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pernah mengingatkan melalui sebuah video agar kita tidak menyentuh masker dengan tangan ketika sedang mengenakannya.

Di dalam video tersebut, CDC turut menyinggung aturan lainnya yang masih sulit dipatuhi sebagian masyarakat, yakni: "jangan letakkan masker wajah di leher atau dahi."

Seiring berjalannya waktu, kebiasaan penggunaan masker berubah.

Kini muncul tren mengalungkan masker di leher saat makan, minum, atau berfoto.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved