Bali United
Bek Bali United Khawatir dengan Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 telah sampai di Indonesia, termasuk Bali telah menerima vaksin itu beberapa hari lalu.Vaksin Covid-19 nyatanya tidak serta merta mem
TRIBUN-BALI.COM - Vaksin Covid-19 telah sampai di Indonesia, termasuk Bali telah menerima vaksin itu beberapa hari lalu.
Vaksin Covid-19 nyatanya tidak serta merta membuat masyarakat mau berharap utuh pada solusi kesudahan pandemi Covid-19.
Seperti yang dialami dan dirasakan oleh bek Bali United, Michael Orah.
Ia malah merasakan kekhawatiran terhadap vaksin COVID-19 yang saat ini sudah sampai di Indonesia.
Baca juga: Desas-desus Nama Pengganti Paulo Sergio di Bali United
Vaksin yang diperuntukkan untuk melawan COVID-19 ini direncanakan menjadi konsumsi wajib untuk melawan situasi pandemi yang terjadi.
Kekhawatiran Michael Orah bukan tanpa sebab, ia menilai bahwa vaksin tersebut harus segera diuji klinis terkait efek samping yang ditimbulkan.
Apalagi sebagai atlet, ia akan menjadi salah satu prioritas dalam penerimaan vaksin.
Mantan pemain Persija Jakarta itu menyatakan bahwa saat ini harus ada jaminan bahwa vaksin tersebut berjalan dengan baik tanpa efek samping.
Baca juga: Bek Bali United Ini Menilai Serdadu Tridatu Harus Lebih Dulu Fokus Persiapan Tim Sebelum Uji Coba
Pasalnya pembagian penerapan vaksin COVID-19 ini seharusnya bukan ajang percobaan.
Ia pun tak segan untuk menolak menerima vaksin jika tidak baik untuk tubuh.
"Menurut saya secara pribadi harus ada jaminan vaksin itu bagus atau tidak untuk keselamatan manusia.
"Kalau tidak ada jaminan yang baik, saya secara pribadi menolak untuk divaksin. Vaksin itu harus benar memberikan manfaat baik, bukan sembarang vaksin dan bukan menjadi ajang percobaan," ungkap Michael Orah seperti dikutip Tribun Bali dari Bolasport.com dilansir laman resmi klub.
Baca juga: Eks Striker Timnas Inggris Komentari Fenomena Elkan Baggott yang Diincar Klub Liga Inggris
Ia pun berharap vaksin yang akan dikonsumsi oleh publik merupakan vaksin yang baik.
Dengan adanya vaksin COVID-19, semoga menjadi solusi guna bergulirnya kembali Liga 1.
"Semoga vaksin yang akan disebarluaskan ke masyarakat memang vaksin yang baik. Apalagi jika memang diberikan untuk para atlet dan pihak yang terkait di bidang olahraga. Kami juga sudah rindu dengan kompetisi," ujar Michael Orah.
Seperti diketahui, Liga 1 sudah terhenti sejak pertengahan bulan Maret lalu.
Baca juga: Tangani Timnas Indonesia, Media Korea Selatan Sebut Shin Tae-yong Jadi Pelatih Tersibuk di Dunia
Terhitung hampir satu tahun lamanya kompetisi sepak bola di Indonesia tidak berjalan.
Meski sudah ada rencana untuk kembali menggulirkan kompetisi, namun hal tersebut masih abu-abu.
Keadaan tersebut tidak lain karena izin dari pihak Kepolisian yang masih belum diberikan kepada PSSI dan PT LIB.
Jika izin tersebut diberikan, maka Liga 1 akan bergulir pada bulan Februari, sesuai dengan rencana dari PSSI sebelumnya.
Baca juga: Resmi Perpanjang Kontrak dengan Bali United, Michael Orah Bicara Soal Vaksin Covid-19
Yang diharapkan dari vaksin Covid-19
Ada harapan tersendiri dari pelatih Bali United, Stefano Cugurra terkait vaksin Covid-19.
Pelatih asal Brasil itu berharap supaya vaksin bisa menjadi solusi atas pandemi Covid-19 di Indonesia.
Indonesia memulai babak baru dalam peperangan melawan pandemi Covid-19.
Baca juga: Tangani Timnas Indonesia, Media Korea Selatan Sebut Shin Tae-yong Jadi Pelatih Tersibuk di Dunia
Pemerintah telah bersiap menggalakan program vaksinasi kepada seluruh rakyat yang rencananya akan dimulai pada 13 Januari mendatang.
"(Vaksinasi) minggu depan itu akan dimulai oleh Bapak Presiden, kemudian dilanjutkan oleh Gubernur, Wali Kota dan Bupati," ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, seperti dikutip dari Bolasport.com.
Program pemberian vaksin ini menumbuhkan harapan di sejumlah pihak agar pandemi Covid-19 di Indonesia bisa segera berlalu.
Hal itu seperti yang diungkapkan oleh pelatih Bali United, Stefano Cugurra.
Baca juga: PSSI Kini Bicara Soal Peluang Elkan Baggott ke Timnas Indonesia Senior
Seperti diketahui, sektor sepakbola nasional masih lumpuh sejak Covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020.
Sepuluh bulan berlalu, Liga 1 dan Liga 2 masih belum bisa digelar kembali karena belum mendapat izin dari kepolisian.
"Semoga vaksin jadi solusi buat semua bukan hanya buat jalannya sepak bola aja tapi buat hidup semua lebih aman nanti," ucap Stefano Cugurra. (*)
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Kekhawatiran Pemain Bali United terhadap Vaksin COVID-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemain-bali-united-michael-orah.jpg)