Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak

Keluarga Pramugari Sriwijaya Air SJY – 182 di Denpasar Gelar Ibadah dan Persiapkan Administrasi

Keluarga dan kerabat pramugari Sriwijaya Air SJY -182, Mia Tre Setiyani Wadu telah mempersiapkan berkas administrasi dan menggelar ibadah

KOMPAS.com/Flightradar24
Sriwijaya Air penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak Sabtu (9/1/2021). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Keluarga dan kerabat pramugari Sriwijaya Air SJY -182, Mia Tre Setiyani Wadu telah mempersiapkan berkas administrasi dan menggelar ibadah bersama di kediamannya, di Jalan Tukad Gangga, Gang Tirta Gangga no.3, Renon, Denpasar, Bali.

“Tadi malam sambil menunggu berita, yang kami lakukan sesuai dengan arahan Polri mempersiapkan segala surat-surat administrasi guna keperluan identifikasi, tadi malam Sabtu (9/1/2021) kumpul, ibadah bersama,” kata kerabat korban, Johny Lay kepada Tribun Bali, Minggu (10/1/2021).

Johny menyampaikan, sore nanti pukul 17.00 Wita rencananya keluarga juga kembali menggelar ibadah penguatan di rumah.

Baca juga: Tragedi Jatuhnya Sriwijaya Air SJY-182, Satu Pramugarinya Ini Adalah Jemaat GPIB Maranatha Denpasar

Baca juga: BREAKING NEWS - Salah Satu Pramugari Sriwijaya Air SJY-182 Merupakan Warga di Denpasar Bali

Baca juga: 5 FAKTA Sriwijaya Air yang Hilang Kontak: Dari Kronologi hingga Pesawat Sudah Berumur 26 Tahun

“Sore nanti ibadah penguatan di rumah,” katanya

Mia Tre Setiyani Wadu, pramugari pesawat Sriwijaya Air SJY-182 Rute Jakarta – Pontianak yang jatuh di perairan diketahui merupakan warga Denpasar, Bali.

Mia Zet Wadu merupakan anak kedua dari dua bersaudara, orangtuanya tinggal di kerabat korban, sang Paman, Johny Lay mengungkapkan, bahwa dua minggu yang lalu, Mia berpesan kepada orang tua meminta rumahnya dipersiapkan dan dibersihkan karena bulan Januari 2021 ini berencana berlibur dan berkunjung ke rumah bersama teman-temannya, karena saat Hari Raya Natal kemarin Mia tidak bisa pulang ke rumah

Pesan itu pun dilaksanakan orangtuanya.

Baca juga: Dirut Sriwijaya Air Pastikan Pesawat SJ 182 yang  Berusia 26 Tahun Layak Terbang

Baca juga: Pesawat Jatuh dan Meledak, Sriwijaya Air Hilang Kontak di Kepulauan Seribu

“Dua minggu sebelumnya karena tidak bisa Natalan, Mia telepon orang tua, minta tolong bersihkan rumah dan persiapkan rumah karena libur mau ke rumah, orang tua sudah melaksanakan merehab membersihkan kamar mandi toilet dan kamar tidur,’ ungkap Johny Lay saat dihubungi Tribun Bali, Mingggu (10/1/2021).

Sedangkan, orang tua kontak terakhir dengan Mia sesaat sebelum jadwal keberangkatan Mia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved