Berita Klungkung

Petapan Park Mulai Ramai Dikunjungi Wisdom, Desa Aan Matangkan Konsep Desa Wisata

Petapan Park di Desa Aan, di masa pandemi ini mulai ramai disambangi wisatawan domestik (wisdom).

FB Petapan Park
Petapan Park di Desa Aan, Banjarangkan Klungkung belum lama ini. Desa Aan mulai mengembangkan konsep desa wisata di wilayahnya - Petapan Park Mulai Ramai Dikunjungi Wisdom, Desa Aan Matangkan Konsep Desa Wisata 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Setiap desa di Klungkung terus berlomba untuk mengembangkan potensi di wilayahnya.

Seperti yang dilakukan Desa Aan, di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, kini tengah mematangkan konsep Desa Aan, untuk menjadi desa wisata.

Apalagi Petapan Park di Desa Aan, di masa pandemi ini mulai ramai disambangi wisatawan domestik (wisdom).

Baca juga: LPPM Unud Dampingi Masyarakat Desa Ngis Kembangkan Desa Wisata

Baca juga: Dana Hibah Pariwisata Tabanan Cair Rp 3.7 M, Tahap 1 untuk 16 Akomodasi Pariwisata & 24 Desa Wisata

Baca juga: Pernah Ada 2000 Wisatawan Berkunjung, Kini Desa Wisata Pinge Tabanan Masih Sepi Pengunjung

Perangkat Desa dan Pokdarwis Desa Aan sudah sempat melakukan pertemuan dengan Pemda Klungkung, terkait perencanaan menjadikan Desa Aan sebagai desa wisata di Klungkung, Bali.

Perwakilan Pokdarwis Desa Aan, Komang Wahyu Aryady Para menjelaskan, Desa Aan memiliki beragam potensi alam yang bila dikelola dengan baik akan dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi warganya.

Sejumlah potensi tersebut diantaranya sumber air yang melimpah, perbukitan dengan pemandangannya yang menakjubkan, hamparan persawahan, serta berbagai potensi lainnya.

Beberapa potensi ini ada yang sudah digarap, namun ada pula yang belum digarap akibat keterbatasan pendanaan.

"Dengan loga branding sebuah pohon kehaa, dan tagline spirit of harmony pihaknya berupaya membangun dan mengembangkan desa wisata Aan dengan dukungan dari Pemkab Klungkung,” ujarnya belum lama ini.

Rencananya akan ada sejumlah daerah tujuan wisata dan sarana penunjang yang akan digarap untuk mewujudkan Desa Aan sebagai desa wisata.

Beberapa diantaranya Museum Sukanta Wahyu, Air Terjun Celek Celek, Air Terjun Gebyug, Aan Secret Waterfall, pelukatan/pesiraman, Monumen Batu Kembar, jalur tracking di tengah persawahan, Candi selamat datang, pasar UMKM, program wisata menginap di rumah warga, serta potensi wisata lainnya.

Pihaknya pun sangat berharap, Pemkab Klungkung bisa membantu merealisasikan rencana ini.

"Bahkan sudah ada kunjungan wisatawan ke Desa Aan, terutama ke Petapan Park. Sejak bulan Agustus hingga Desember 2020, rata-rata Petapan Park dikunjungi sebanyak 40 orang turis domestik dan 5 orang turis asing per hari," jelasnya.

Terkait hal ini, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, meminta Dinas Pariwisata untuk segera membuat penetapan Desa Aan sebagai desa wisata.

"Perencanaan yang dipaparkan, agar disempurnakan dari aspek sumber pendanaan dan pemetaan kepemilikan aset," ujar Suwirta, Minggu (10/1/2021).

Serta dilanjutkan membuat Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) terkait Perencanan Desa Wisata Aan.

Pihaknya sangat berharap perencanaan tersebut dapat direalisasikan tahun 2022.

"Potensi yang luar biasa ini tidak boleh disia-siakan, harus segera digarap. Libatkan semua potensi SDM yang ada. Seluruh komponen masyarakat harus kompak. Jangan berdiri sendiri yang hanya akan menimbulkan persaingan internal. Terima kasih kepada Perbekel, Pokdarwis dan pihak berkompeten yang sudah melakukan perencanaan. Tidak hanya menunggu Pemerintah untuk bergerak memulai," ujar Suwirta. (*).

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved