Breaking News:

Berita Bali

Terkait Operasional Pesawat B735 di Bali Pasca Jatuhnya SJ-182, Ini Kata Otoritas Bandara Wilayah IV

Semua pesawat udara yang melayani angkutan udara Nataru di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dilakukan rampcheck secara random

Istimewa kiriman Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV
ilustrasi - Suasana petugas inspektur penerbangan Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV tengah melakukan rampcheck pesawat. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Proses pencarian badan pesawat hingga kotak hitam dari Sriwijaya Air SJ-182 dan para korban pada pesawat yang hilang kontak di Perairan Kepulauan Seribu masih terus dilakukan hingga sekarang.

Mengantisipasi kecelakaan pesawat terjadi pada maskapai penerbangan lain di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang masuk dalam wilayah kerja Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, melakukan kegiatan ramp check secara random.

Semua pesawat udara yang melayani angkutan udara Nataru di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dilakukan ramp check secara random.

Ramp check dilakukan oleh para Inspektur Kelaikan Udara dari Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV.

Baca juga: Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV Targetkan Terwujudnya Sustainable Eco Airport

"Kami melakukan ramp check pesawat secara random di tiga Bandara Internasional yang menjadi wilayah kerja Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV.

 Diantaranya Bandara Ngurah Rai, Bandara Lombok Praya dan Bandara El Tari Kupang selama periode Posko Monitoring Angkutan Nataru (18 Desember 2020 - 10 Januari 2021) sebanyak 164 pesawat," ujar Plt. Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Dadang Indra Negara, Senin (11/1/2021).

Untuk di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah dilakukan ramp check pesawat sebanyak 65 pesawat, Bandara Internasional Lombok Praya sebanyak 69 pesawat dan di Bandara El Tari Kupang sebanyak 30 pesawat.

Dan hasilnya baik, semua tidak ada yang terkendala sehingga seluruh armada yang kita ramp check selama periode tersebut laik terbang.

"Yang akan datang (pasca SJ-182 jatuh) kegiatan ramp check akan tetap kita lakukan dan intensifkan untuk mengevaluasi tidak hanya setiap tahun, tapi kita akan lakukan setiap bulan dan setiap minggu lalu juga setiap hari kita lakukan ramp check," imbuh Dadang.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved