Breaking News:

Corona di Bali

Alasan Usia, Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Bali Tak Ikut Jalani Vaksinasi Covid-19 Besok

Pemerintah Provinsi Bali merencanakan bakal menggelar kegiatan vaksinasi perdana pada Kamis (14/1/2021) besok.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Petugas melakukan bongkar muat vaksin Covid-19 Sinovac saat tiba di gudang penyimpanan vaksin (cold room) milik Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (5/1/2021) dini hari. Alasan Usia, Wagub dan Ketua DPRD Bali Tak Ikut Jalani Vaksinasi Covid-19 Besok 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali merencanakan bakal menggelar kegiatan vaksinasi perdana pada Kamis (14/1/2021) besok.

Rencananya kegiatan vaksinasi tersebut akan digelar di RSUD Bali Mandara dan diikuti oleh para pejabat di tingkat provinsi Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan terdapat beberapa pejabat yang akan divaksin jenis Sinovac besok.

Beberapa pejabat tersebut diantaranya adalah Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Baca juga: Esok Vaksinasi Covid-19 Serentak di Bali, Anggota Dewan Pilih Belakangan

"Adapun para pejabat yang akan divaksin Covid-19, yaitu Gubernur Bali, Panglima Kodam IX Udayana, Kepala Kepolisian Daerah Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Bali, Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bali, dan saya selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali," ungkapnya pada, Rabu (13/1/2021).

Selain itu turut juga beberapa pejabat lain yang akan divaksin seperti, Direktur Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Denpasar, Deputi Direksi BPJS Wilayah Bali Nusra, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, Kepala Kesehatan Daerah Militer IX Udayana, dan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indo.

Juga terdapat beberapa undangan yang akan hadir meliputi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali, Wakil Gubernur Bali, Rektor Universitas Udayana, Asisten di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Provinsi Bali, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bali.

Hanya saja, ia mengaku ada beberapa pejabat di tingkat Provinsi Bali yang tidak ikut divaksin, diantaranya ialah Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace dan Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama.

Saat disinggung mengenai alasannya, Suarjaya menyebut bahwa keduanya tidak divaksin dikarenakan usia yang di atas 60 tahun.

“Kan ada umur, biasanya karena umur,” ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Ragil Armando
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved