Breaking News:

Dewan Kehormatan Pemilu Berhentikan Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU Pusat

DKPP memberhentikan Arief Budiman karena dinilai kode etik dalam kasus pemberhentian Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

kompas.com
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman. DKPP memberhentikan Arief Budiman karena dinilai melanggar kode etik. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) memberhentikan Arief Budiman dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU).

DKPP memberhentikan Arief Budiman karena dinilai melanggar kode etik dalam kasus pemberhentian Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

Putusan Dewan Kehormatan Pemilu tersebut dibacakan dalam sidang DKPP secara virtual Rabu (13/1/2021).

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir, dan pemberhentian dari jabatan Ketua KPU kepada teradu Arief Budiman selaku Ketua KPU sejak putusan ini dibacakan," kata Ketua DKPP Muhammad.

Baca juga: Arief Budiman Tidak Menampik Penangkapan Wahyu Pengaruhi Kepercayaan Publik kepada KPU

Baca juga: Pelaksanaan Pilkada di Bali Dipuji KPU RI, Tingkat Parmas Secara Nasional Mencapai 75,77 Persen

Baca juga: Terbukti Rangkap Jabatan, DKPP RI Berhentikan Gede Krisna sebagai Ketua KPU Karangasem

DKPP juga mengabulkan pengaduan dari pengadu sebagian dan memerintahkan KPU untuk melaksanakan putusan ini paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan.

DKPP juga memerintahkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Arief Budiman diduga melanggar etik karena menemani Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik ke Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN) yang kala itu diberhentikan DKPP.

Sekretaris DKPP Bernard Darmawan mengatakan, pengadu, yang merupakan seorang warga bernama Jupri, menggugat dengan dalil aduan mendampingi atau menemani Evi Novida yang telah diberhentikan DKPP 18 Maret 2020 untuk mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta.

Selain itu, pengadu mendalilkan Arief Budiman telah membuat keputusan yang diduga melampaui kewenangannya yakni menerbitkan Surat KPU RI Nomor 665/SDM.13.SD/05/KPU/VIII/2020 terttanggal 18 Agustus 2020.

Pada medio Maret 2020, publik heboh mengetahui Evi Novida dipecat dari jabatannya sebagai KPU oleh DKPP.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved