Breaking News:

Bali United

Seandainya Benar-benar Menolak Vaksin Covid-19, Bek Bali United Terancam 1 Tahun Penjara?

Pemain Bali United, Michael Orah, bisa dipenjara selama satu tahun jika bersikukuh menolak divaksin Sinovac untuk melawan Covid-19.

Editor: M. Firdian Sani
Setkab
Presiden Joko Widodo disuntik vaksin Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM - Pemain Bali United, Michael Orah, bisa dipenjara selama satu tahun jika bersikukuh menolak divaksin Sinovac untuk melawan Covid-19.

Pemerintah Indonesia mengambil satu lagi langkah untuk segera menghapuskan pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini.

Tepat hari ini, Rabu (13/1/2021), pemerintah mulai melakukan vaksinasi pertama kali.

Adapun Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Sinovac itu.

Baca juga: Gelandang Bali United, Brwa Nouri Sebut Kualitas Tim Sepak Bola Lokal Bali Tak Bisa Diremehkan

Meski dianggap sebagai sebuah usaha untuk melawan Covid-19, pemberian vaksin masih mendapat pertentangan dari beberapa pihak.

Pihak-pihak yang menolak pemberian vaksin itu merasa khawatir dengan efek samping yang masih diketahui dari vaksin Sinovac.

Salah satu pihak yang meragukan vaksin Covid-19 itu adalah pemain Bali United, Michael Orah.

Pemain asal Tomohon itu bahkan tak segan menolak menerima vaksin jika ternyata tidak baik untuk tubuh.

Baca juga: Dua Pemain Bali United Ini Dukung Vaksin Covid-19, Harap Pandemi Segera Berakhir

Terlebih, kariernya sebagai atlet membuat Orah menjadi salah satu prioritas dalam pemberian vaksin.

"Menurut saya secara pribadi harus ada jaminan vaksin itu bagus atau tidak untuk keselamatan manusia," kata Michael Orah seperti dikutip Tribun Bali dari Bolasport.com dilansir laman resmi klub.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved