Breaking News:

Serangan Udara Israel ke Pos Militer dan Gudang Senjata Suriah Menewaskan 40 Orang

Observasi Suriah untuk HAM menyebut, insiden ini sebagai serangan udara paling mematikan oleh pasukan Israel sejak tahun 2018.

Thinkstock
Ilustrasi. Pasukan Israel melancarkan serangan udara ke Suriah yang menewaskan 40 orang, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, TEL AVIV - Serangan udara Israel yang menyasar pos militer dan gudang senjata di timur Suriah menewaskan 40 orang.

Observasi Suriah untuk HAM menyebut, insiden pada Selasa (12/1/2021),  sebagai serangan udara paling mematikan oleh pasukan Israel sejak tahun 2018.

Organisasi pemantau perang di Suriah itu menjelaskan, tentara Israel melancarkan 18 serangan udara mulai dari Deir Ezzor hingga perbatasan dengan Irak.

Baca juga: Gara-gara Generator Listrik, Tentara Israel Tembak Leher Pria Palestina, Ini Kronologinya

Baca juga: Pulang dari Israel, Warga Uni Emirat Arab Akui Orang Palestina Terima Mereka Secara Baik

Baca juga: PM Israel Benjamin Netanyahu Dituntut Mundur Atas Tuduhan Korupsi dan Gagal Atasi Pandemi Covid-19

Serangan semalam suntuk telah membuat sembilan tentara Suriah meninggal dunia ditambah 31 milisi asing yang belum diketahui kewarganegaraannya.

Milisi yang diserang pasukan Israel merupakan bagian dari kelompok Hezbollah dan Brigade Fatimiyah, dan milisi Afghanistan pro-Iran.

Beberapa hari sebelum serangan udara Israel yang mematikan, Brigade Fatimiyah mengangkut senjata buatan Iran dari Irak ke timur Suriah.

Kelompok Observasi untuk HAM Suriah melaporkan, tentara Israel membombardir gudang senjata tersebut.

Menurut warta kantor berita AFP Rabu (13/1/2021), pihak berwenang Tel Aviv sama sekali tidak memberikan komentar membantah atau mengiyakan kabar tersebut.

Ketua Observasi Rami Abdul Rahman menilai serangan udara kali ini paling mematikan sejak Juni 2018.

Pada tahun 2018 lalu, jet tempur Israel juga menembakkan rudal di tempat yang sama, membunuh 55 milisi pro-Damaskus.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved