Breaking News:

Berita Denpasar

Cabuli Muridnya, Pelatih Silat Diganjar Bui 12 Tahun, Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa

Majelis hakim pimpinan Hakim Heriyanti mengganjar Deni Novrian (27) dengan hukuman bui selama 12 tahun.

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Putu Candra
Deni menjalani sidang secara virtual. Ia dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena terbukti mencabuli anak dibawah umur. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim pimpinan Hakim Heriyanti mengganjar Deni Novrian (27) dengan hukuman bui selama 12 tahun.

Putusan hakim itu lebih tinggi dari tuntutan pidana 11 tahun yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Deni yang adalah seorang pelatih silat di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Denpasar divonis bersalah melakukan pencabulan dengan pemberatan terhadap dua muridnya yang masih di bawah umur secara berulang-ulang.

Baca juga: Cabuli Dua Muridnya Berulang-ulang, Pelatih Silat Dituntut 11 Tahun Penjara dan Denda 7 Miliar

Baca juga: Cabuli Dua Muridnya, Pelatih Silat Dituntut 11 Tahun Penjara dan Denda 7 Miliar

Baca juga: Guru Pencak Silat di Cilincing Cabuli Dua Muridnya, Sempat Pura-pura Kerasukan

"Putusannya 12 tahun penjara. Saya tambahkan satu tahun dari tuntutan 11 tahun jaksa. Semoga menjadi efek jera. Karena perbuatan saudara merusak masa depan anak," tegas Hakim Heriyanti dalam persidangan yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (14/1/2021). 

Menanggapi putusan itu, terdakwa Deni yang menjalani sidang dari Lapas Kerobokan pasrah menerima.

Tanggapan terdakwa pun kemudian disampaikan penasihat hukumnya.

"Terdakwa menerima putusan ini, Yang Mulia," ucap Aji Silaban selaku penasihat hukum dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar. Hal senada juga disampaikan jaksa terhadap putusan majelis hakim. 

Baca juga: Perampok SPBU di Benoa Dilimpahkan, Made Novy Terancam Sembilan Tahun Penjara

Baca juga: Harun Yahya Divonis 1.075 Tahun Penjara, Terlibat Kejahatan Seksual hingga Penyuapan

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Teller Bank Dilimpahkan ke Kejari Denpasar, PAH Terancam 15 Tahun Penjara

Sementara itu dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan, terdakwa Deni telah terbukti tanpa hak dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan dengan pemberatan.

Sebagaimana dakwaan, terdakwa pun dijerat Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

"Menjatuhkan pidana terhadap Deni Novrian dengan pidana penjara selama 12 tahun, dan denda Rp 7 miliar subsidair satu tahun penjara," tegas Hakim Ketua Heriyanti. 

Diketahui, bahwa aksi bejat pelatih silat itu terhadap dua muridnya yang masih berusia 9 tahun (kelas 3 SD) dan 13 tahun (kelas II SMP) dilakukan di kos terdakwa. 

Baca juga: Cabuli Keponakannya, Made Yusa Diganjar 8 Tahun Penjara

Baca juga: Pembunuh Teller Bank di Bali Terancam Pidana Penjara 15 Tahun, Pelaku: Iya Menyesal, Terpaksa

Pencabulan ini dilakukan terdakwa sejak Mei hingga Juli lalu. Modusnya, terdakwa mengajak muridnya ini main ke kosnya lalu dicabuli.

Untuk memuluskan aksinya, terdakwa mengancam korbannya akan dipukul dan disantet jika buka mulut.

Kedua korban pun ketakutan dan memilih bungkam.

Hingga akhirnya salah satu korban bercerita tentang aksi cabul pelatih silat ini ke salah seorang temannya.

Pengakuan korban ini pun disampaikan ke orang tuanya, dan langsung melaporkan perkara ini ke Polresta Denpasar.

Tak perlu waktu lama, terdakwa pun diciduk tanpa perlawanan dan langsung menghuni sel Mapolresta Denpasar sejak 13 Juli lalu. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved