Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak

Kisah Co-Pilot Diego Mamahit di Mata Ayah, Sosok Penurut dan Lulusan Terbaik Sekolah Penerbangan

Meski masih diselimuti suasana duka, Boy Mamahit, ayah dari Co-pilot Sriwijaya Air SJ182 Diego Mamahit (36) mengungkap kisah hidup perjalanan putranya

Editor: Ady Sucipto
dok/ist
Almarhum Copilot Sriwijaya Air SJY182 Diego Mamahit. Diego teryata merupakan anak dari mantan petinggi perusahaan maskapai Bouraq Airlines. 

Namun, seiring berjalannya waktu, kekhawatirkan Diego lambat laut tergerus.

Pelan namun pasti, Diego menunjukkan bukti bahwa dirinya punya talenta setelah menempuh pendidikan sekolah penerbangan dan menjadi seorang pilot.

"Saya bilang kenapa you bisa bilang begitu ya nyatanya dia (Diego) punya talenta yang tadinya dia bilang saya engga ada bakat untuk jadi penerbang, ternyata dia bisa sukses punya potensi," tuturnya berkisah.

Diego Mamahit diketahui merupakan Co-Pilot yang menerbangkan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada, Sabtu (8/1/2021).

Diego menikah dengan seorang wanita bernama Prisila Teja dan sudah dikaruniai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun.

Pasca-menikah, Diego tinggal di daerah Tangerang bersama anak istrinya.

Sebelumnya sejak kecil dia tinggal di Bekasi di kediaman orangtuanya.

Baca juga: Operasi SAR Sriwijaya Air Terkendala Cuaca Buruk, Ini yang Terjadi Pada Penyelam

Pencarian CVR Sriwijaya Air Dimaksimalkan

Diwartakan sebelumnya, memasuki hari keenam pencarian, Direktur Operasi Badan SAR Nasional, Brigjen TNI (Marsekal) Rasman, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan pencarian cockpit voice recorder (CVR).

Dilansir Kompas.com, Rasman menyebutkan tim SAR gabungan masih memiliki alat utama laut yang memiliki kemampuan sonar bawah air.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved