Breaking News:

Update Korban Gempa Majene, 73 Orang Meninggal Dunia dan 27.850 Warga Mengungsi

Korban meninggal gempa bumi di Kabupaten Majene 9 orang, Kabupaten Mamuju 64 orang.

Basarnas
Petugas Basarnas mengevakuasi korban yang terjebak reruntuhan sebagai dampak gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional ( BNPB) memperbarui jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Majene, Sulawesi Barat, Minggu (17/1/2021) sore.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, saat ini total jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut mencapai 73 orang.

"Korban meninggal gempa bumi di Kabupaten Majene 9 orang, Kabupaten Mamuju 64 orang. Jadi total 73 orang meninggal dunia. Ini akan kami update lagi," ujar Raditya dalam konferensi pers BNPB secara daring, Minggu.

Saat ini, dari informasi terakhir yang diterima BNPB terdapat 27.850 pengungsi korban gempa di wilayah tersebut.

Baca juga: Kisah Sertu Palemba, Punggung Dijadikan Tameng Lindungi Keluarga dari Reruntuhan Saat Gempa Mamuju

Sementara itu, dari kondisi mutakhir di lokasi dilaporkan bahwa jalur darat dari arah Mamuju menuju Kabupaten Majene belum dapat dilalui karena jembatan kuning yang masih rusak.

Selain itu, masih terdapat longsoran yang menutup jalan sehingga masih belum bisa dilalui.

Khusus di Kabupaten Mamuju, kata dia, terdapat 3 rumah sakit yang saat ini aktif untuk pelayanan kedaruratan.

Ketiga rumah sakit itu adalah RS Bhayangkara, RS Regional Provinsi Sulawesi Barat, dan RSUD Kabupaten Mamuju.

"Pasien yang dirawat di rumah sakit terdampak untuk sementara dievakuasi di RS Lapangan," kata dia.

Baca juga: Bantu Penanganan Korban Gempa di Sulawesi Barat, Unair Kerahkan Rumah Sakit Terapung dan Tim Medis

Di lokasi juga diketahui saat ini stok alat perlindungan diri (APD) sudah menipis.

Meskipun demikian klaster kesehatan untuk pelayanan kesehatan kepada pengungsi sudah aktif.

"Logistik memang menjadi tantangan. Tapi kami komunikasi dengan Provinsi Sulawesi Barat bahwa masih dalam proses dan kondusif. Jadi belum ada kendala yang disampaikan pemerintah daerah," ucap dia.

Diketahui, Gempa di Majene terjadi pada Jumat (15/1/2021) bermagnitudo 6,2 dan meluluhlantakkan bangunan-bangunan di wilayah tersebut.

Gempa juga berdampak ke Mamuju dan terasa hingga ke Makassar dan Palu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul UPDATE BNPB: Korban Meninggal Dunia Gempa Majene Jadi 73 Orang, 27.850 Warga Mengungsi.

Editor: Kambali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved