Sejarah Gempa di Provinsi Sulawesi Barat, Ada Sesar Sangat Aktif di Sulbar

Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo telah meluluh lantakkan sebagian wilayah di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Editor: Ady Sucipto
Tribun Medan
Ilustrasi 

Hal yang sama dikatakan Kepala BNPB Doni Monardo. Ia mengingatkan kepada warga di Mamuju, Sulawesi Barat, untuk tidak mudah percaya pada hoaks yang beredar berkaitan dengan peristiwa gempa bumi beberapa waktu lalu.

"Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," kata Doni dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/1).

Senada dengan Doni, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga menyebut informasi mengenai warga Sulbar diminta keluarga dari wilayah tersebut karena risiko yang cukup tinggi adalah informasi hoaks.

Dwikorita menuturkan bahwa pemerintah tidak pernah sama sekali meminta agar warga meninggalkan Mamuju.

Imbauan yang dikeluarkan BMKG, kata Dwikorita, hanya berisikan saran kepada masyarakat untuk tetap menjauhi bangunan.

Ia pun berharap masyarakat tak termakan kabar bohong tersebut dan tetap tenang menghadapi situasi saat ini.

"Tidak pernah BMKG menyatakan hal seperti itu. Yang kami imbau adalah jauhilah bangunan-bangunan yang sudah runtuh," ungkap Dwikorita.

"Jauhilah lereng yang rawan longsor dan cukup jauh dari pantai," imbuhnya. 

Pengungsi tinggal di kandang ayam

Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo di Mamuju, Sulawesi Barat, meninggalkan duka cukup mendalam. Hingga kemarin sebanyak 73 orang dikabarkan meninggal dalam bencana yang terjadi pada Jumat (15/1) itu.

Rinciannya 64 orang meninggal di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang meninggal di Kabupaten Majane.

Akibat musibah gempa tersebut, warga di dua kabupaten di Sulawesi Barat itu kini membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.

Mulai dari bantuan tenda, air bersih hingga kebutuhan bayi yang tinggal di posko pengungsian.

Hingga kemarin penyaluran bantuan terhadap para pengungsi masih belum merata. Bahkan ada pengungsi yang terpaksa tinggal di kandang ayam dengan hanya beralaskan tikar terpal.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved