Breaking News:

Berita Gianyar

Warga Belega Blahbatuh Keluhkan Tanah Proyek Menempel di Jalan Sebabkan Polusi

"Parah ini, kalau musim hujan sih tidak apa. Tapi kalau lagi panas seperti ini, kami tidak betah diam di sini,"

Tribun Bali/Eri Gunarta
Kondisi jalan Gunung Sari I, Desa Belega, Blahbatuh, Gianyar kotor, Senin 17 Januari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sejumlah warga yang rumahnya berada di kawasan Jalan Gunung Sari I, Desa Belega, Blahbatuh, Gianyar mengeluhkan polusi yang disebabkan material tanah yang berjejer di jalanan.

Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.

Namun sebelum-sebelumnya, warga masih bisa diam, lantaran belakangan ini kerap diguyur hujan, sehingga tanah tersebut tidak mengganggu warga.

Kondisi ini terjadi sepanjang kurang lebih 300 meter.

Namun pada 18 Januari 2021, matahari bersinar sangat terik.

Baca juga: Ruko Berisi Motor & Peralatan Bengkel Terbakar di Blahbatuh Gianyar, Penyewa Sedang Berada di Jawa

Baca juga: Cerita Melki Kause Sebelum Istrinya Melahirkan di Mobil Patroli Polsek Blahbatuh,Sempat Minta Tolong

Material tanah yang melekat pada aspal jalan pun kini mengering, dan ketika dilewati kendaraan atau terkena angin, serpihan debunya terbang ke udara, mengganggu pernapasan warga setempat.

"Parah ini, kalau musim hujan sih tidak apa. Tapi kalau lagi panas seperti ini, kami tidak betah diam di sini," ujar warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Informasi dihimpun Tribun, material tanah ini berasal dari perataan tanah di salah satu lahan warga.

Dimana tanah tersebut diangkut untuk proyek di bandara.

Perbekel Belega, Ketut Trisna Jaya mengatakan, pihaknya telah memberikan atensi terhadap proyek ini sejak awal kedatangan alat berat dan truk.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved