Breaking News:

Berita Gianyar

Dahan Patah Timpa Kulkul Dan Bale Panggung di Tampaksiring

cuaca ekstrim ini menyebabkan ranting pohon kepuh di Pura Alas Harum, Banjar Basangambu, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa

Istimewa
Bale kulkul dan bale panggung di Pura Alas Harum, Banjar Basangambu, Desa Manukaya, Tampaksiring rusak ditimpa ranting pohon, Selasa 19 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Cuaca ekstrim berupa hujan angin yang terjadi belakangan di Gianyar, Bali menyebabkan sejumlah bencana.

Terbaru, cuaca ekstrim ini menyebabkan ranting pohon kepuh di Pura Alas Harum, Banjar Basangambu, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa 19 Januari 2021 sekitar pukul 10.00 Wita. 

Meskipun hanya sebatas ranting, namun diameter ranting tersebut mencapai 150 centimeter (cm) sementara panjangnya 15 meter.

Hal tersebut menyebabkan bale kulkul dan bale panggung yang ditimpa ranting tersebut rusak parah. Kerugian ditafsir Rp 150 juta.

Camat Tampaksiring, Pande Made Suweda mengantakan, sejak beberapa hari ini, Kecamatan Tampaksiring selalu diguyur hujan dengan angin kencang.

Baca juga: Hujan Lebat Sebabkan Senderan Longsor dan Pohon Timpa Bale Dangin di Gianyar

Baca juga: Dua Hari Ini, 2 Pohon Tumbang di Denpasar, Satu Timpa Bangunan, Pemilik Merugi Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: Pohon Aren Tumbang Timpa Wantilan Pura Keluarga di Manggis Karangasem

Diduga hal tersebut menyebab ranting pohon patah. Kata dia,tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun bale kulkul dan bale panggung yang ditimpa mengalami kerusakan cukup parah.

"Sebelum tumbang, kawasan ini diguyur hujan dengan angin kencang. Lalu rantingnya patah menimpa bangunan di bawahnya. Walaupun ranting, tapi diameternya mencapai  satu setengah meter dan panjangnya 15 meter," ujarnya. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar,  IGN Dibya Presasta mengantakan pihaknya telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gianyar.

 "Begitu mendapat laporan, kami langsung kerahkan tim dan alat untuk evakuasi," ujarnya.

Kata dia, dalam proses evakuasi, terdapat kendala. Yakni, sebuah ranting besar yang latah, tersangkut di atas pohon.

Kondisi ini menyebabkan pihaknya harus bertindak hati-hati, supaya tidak menimpa orang dan bangunan di bawah.

"Saat ini proses evakuasi masih berjalan. Semoga cepat bisa tertangani," tandasnya. 

Baca juga: Pohon Mahoni Setinggi 15 Meter Timpa Truk Melintas di Jalan By Pass IB Mantra

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved