Breaking News:

Berita Tabanan

Desa Bengkel Tabanan Lelang Jabatan 3 Kelian Banjar Dinas, Calon Kelian Harus Memahami IT 

Syarat pertama harus sebagai warga desa bengkel, kemudian paling tidak berdomisili sekitar, umur 20 sampai 42 lebih anak muda dan produktif.

istimewa
Poster lelang jabatan untuk tiga posisi kepala wilayah atau yang lebih akrab disebut Kelian Banjar Dinas Desa Bengkel 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN– Pemerintah Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan menggelar lelang jabatan untuk tiga posisi kepala wilayah atau yang lebih akrab disebut Kelian Banjar Dinas.

Tujuannya adalah untuk memberikan peluang kepada seluruh masyarakat yang ingin mengabdi untuk wilayah dan prosesnya diketahui oleh masyarakat langsung (transparan). 

Bahkan, untuk menjadi kelian dinas di Bengkel, wajib memenuhi syarat paling tidak memahami ilmu IT seperti penggunaan smartphone dan komputer alias tidak gaptek.

Adapun tiga posisi yang akan dilakulan proses lelang yakni Kelian Banjar Dinas Buduk, Banjar Dinas Bengkel Kawan, dan Banjar Dinas Telengis.

"Jadi sampai saat ini kita masih proses sosialisasi terkait perekrutan Kelian di tiga banjar ini. Kemudoan prosesnya akan kita mulao sejak 2 Februari mendatang," kata Perbekel Bengkel, I Nyoman Wahya Biantara, Selasa 19 Januari 2021.

Baca juga: Cerita Kelian Dinas Kederi: 5 Tahun Tak Punya Anak, Permohonan Ibunya Dikabulkan Bhatara Ratu Brayut

Baca juga: Kelian Adat Desa Bugbug Karangasem Dilaporkan ke Polda Bali, Simpan Uang Desa di Koperasi Pribadi

Menurut Wahya, lelang jabatan atau perekrutan kelian banjar dinas ini memang sengaja dilakukan secara terbuka agar prosesnya diketahui oleh warga secara transparan.

Kemudian, sebelum memulai lelang ini pihaknya juga telah menyiapkan tim panitia seleksi yang berasal dari unsur Pemdes Bengkel dan Kecamatan.

Tim Pansel ini akan langsung menguji para pesertanya. 

Kemudian mengenai syaratnya, Wahya menyebutkan, untuk perekrutan ini tidak mengecualilan masyarakat dari tiga banjir tersebut alias semua warga boleh mengikuti proses seleksi nantinya. 

Syarat pertama harus sebagai warga desa bengkel, kemudian paling tidak berdomisili sekitar, umur 20 sampai 42 lebih anak muda dan produktif.

Sebenarnya umur 60 tahun boleh saja mengikuti, namun dengan syarat tetap ikut berkompetisi.

Terakhir, syart yang paling khusus untuk mengikuti lelang jabatan kelian banjar dinas ini harus memahami IT.

Sebab, pansel di desa akan melakukan uji komputer, tea tulis dan wawancara secara langsung.

Menurutnya, peserta harus paham IT karena saat ini jabatan seorang kelian banjar bukan hanya paham administrasi pemerintah desa saja, melainkan paham dan mengikuti perkembangan dunia teknologi.

Misalnya mereka harus update lewa WA kemudian sewaktu-waktu bisa dilaksanakan rapat lewat aplikasi juga. 

"Nah, untuk yang sekarang ini berbeda dengan pemilihan kelian dinas pada umumnya. Yang kita bedakan disini adalah prosesnya dilakukan terbuka juga ada pelaksanaan uji kemampuan dari masing peserta (warga) yang dilakukan oleh panitia seleksi di desa. Siapa hasil nilainya memuaskan dan tertinggi itulah yang akan menjadi kepala wilayahnya," ungkapnya.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved