Breaking News:

Corona di Bali

Kasus Baru Terkonfirmasi Bertambah 16 Orang, Empat di Antaranya Warga Dusun Gambuh Buleleng Bali

Kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 di Buleleng pada Selasa 19 Januari 2021 mengalami lonjakan.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sekda Buleleng Gede Suyasa, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Buleleng bertambah 16 orang 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 di Buleleng pada Selasa 19 Januari 2021 mengalami lonjakan.

Dimana ada  16 orang warga yang dinyatakan postif terpapar covid. 

Sekda Buleleng, juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa ditemui Selasa, 19 Januari 2021 mengatakan, belasan kasus terkonfirmasi ini sebagain besar berdasarkan hasil tracing dari pasien covid sebelumnya. 

Namun Suyasa tidak menampik, ada kasus terkonfirmasi yang menjadi catatan penting Satgas Penanganan Covid-19.

Dimana, dari belasan orang tersebut, empat diantaranya merupakan warga asal Dusun Gambuh, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, yang keseluruhannya memiliki hubungan saudara. 

Baca juga: Berakhir Februari, Kontrak Perawat Khusus Covid-19 di Klungkung Bali Diusulkan Diperpanjang

Ke empat orang ini diketahui terpapar covid, setelah salah satu keluarganya yang sudah lebih dulu dinyatakan positif covid sempat melakukan kontak erat dengan seorang pasien covid asal Kecamatan Buleleng, pada pertengahan Desember 2020 lalu. 

Dimana,  pasien covid asal Kecamatan Buleleng itu sebut Suyasa diindikasi terpapar corona, setelah menerima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) pada Desember lalu. 

Suyasa mengaku tidak mengetahui dimana lokasi pembagaian Banpres tersebut.

Namun ia yakin protokol kesehatan sudah dilaksanakan di tempat tersebut.

Penularan covid diperkirakan terjadi lantaran diantara penerima bantuan itu terdapat Orang Tanpa Gejala (OTG)

"Di Dusun Gambuh ada 16 orang warga yang kami rapid test antigen dan swab test. Hasilnya, empat diantaranya  positif covid, ditambah dengan satu orang yang kontak erat dengan warga asak Kecamatan Buleleng itu. Untuk yang bergejala saat ini sedang dirawat di RS, sementara yang tidak bergejala diisolasi di hotel Denpasar," terangnya. 

Disisi lain, Suyasa tidak menampik ada tiga pasien covid yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumag.

Pasien itu merupakan seorang ibu yang baru saja habis melahirkan asal Kecamatan Seririt. Seorang balita usia satu tahun asal Desa Pancasari. 

Serta seorang balita usia empat tahun asal Kecamatan Sawan. 

Suyasa pun menyebut, pihaknya sejatinya sudah terus melakukan pendekatan, agar pasien tanpa gejala atau bergejala ringan, bersedia diisolasi di salah satu hotel yang ada di Denpasar.

Namun mengingat kondisi pasien yang baru saja habis melahirkan, serta masih dibawah umur, pihaknya pun mengizinkan pasien tersebut untuk menjalani isolasi mandiri di rumah, dengan pengawasan ketat Satgas Desa Adat.

"Setiap hari mereka diawasi oleh Satgas, jadi mereka tidak mungkin bisa melakukan kontak dengan orang lain," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved