Breaking News:

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 8 Februari 2021

Setelah diberlakukan PPKM di 7 provinsi dan 73 Kabupaten/kota masih ada 29 kabupaten/kota yang beresiko tinggi.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Petugas melakukan razia protokol kesehatan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hari pertama di Pos Induk Umanyar, Ubung, Denpasar, Bali, Jumat (11/1/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -  Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 8 Februari 2021.

Demikian keputusan pemerintah terkait penanganan Covid-19. 

Sebelumnya PPKM berlaku dari 11-25 Januari 2021. Namun ternyata pembatasan ini diperpanjang lagi. 

"Berdasarkan evaluasi tersebut bapak Presiden meminta agar pembatasan kegiatan masyarakat ini dilanjutkan dari tanggal 26 (Januari) sampai dengan tanggal 8 Februari 2021," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto usai Rapat terbatas dengan Presiden, Kamis, 21 Januari 2021

Adapun evaluasi yang dimaksud oleh Airlangga yakni perkembangan kasus Covid-19 per 20 Januari 2021 yang telah mencapai 939.948 orang dengan tingkat kesembuhan 81,2 persen, tingkat kematian 2,9 persen dan positivity rate sebesar 16,6 persen.

Baca juga: Polisi Hentikan Kasus Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan Raffi Ahmad

Setelah diberlakukan PPKM di 7 provinsi dan 73 Kabupaten/kota masih ada 29 kabupaten/kota yang beresiko tinggi.

"Kemudian 41 kabupaten kota resiko sedang," katanya.

Selain itu kata Airlangga dari 7 provinsi yang menerapkan PPKM, masih ada peningkatan kasus di 5 provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

"Yang mengalami penurunan Provinsi Banten dan Yogyakarta," katanya.

Belum lagi kata Airlangga berdasarkan data mingguan terdapat 52 Kabupaten atau Kota yang masih mengalami kenaikan dan hanya 21 kabupaten kota yang menurun.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved