Breaking News:

Berita Denpasar

Jual Surat Rapid Test Palsu, Oki dan Denny Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 2 Tahun Penjara

Oki Santoni alias Toni (23) dan Denny Hidayat (24) menjual surat rapid test palsu.

Penulis: Putu Candra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Putu Candra
Oki dan Denny saat menjalani sidang tuntutan secara virtual. Keduanya diadili karena diduga membuat dan menjual surat rapid test palsu - Jual Surat Rapid Test Palsu, Oki dan Denny Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 2 Tahun Penjara 

Namun yang berhasil menggunakan surat rapid test tersebut hanya 3 orang.

Selebihnya ada yang membatalkan dan tidak membayar.

"Surat hasil rapid test yang para terdakwa buat seolah-olah asli dikeluarkan oleh Quantum Sarana Medik. Padahal pihak Quantum Sarana Medik tidak pernah mengeluarkan surat hasil rapid test atas nama tersebut," ungkap jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu.

Sehingga orang-orang yang menggunakan surat itu dapat menyeberang keluar dari Bali, tanpa dilakukan pemeriksaan medis.

Juga tidak diketahui secara pasti apakah hasilnya reaktif atau tidak.

Sehingga terdapat resiko Non Material yaitu Orang Tanpa Gejala (OTG) menularkan ke masyarakat, membahayakan anak-anak, orang tua dan yang dengan comorbid (resiko tinggi).

Serta juga merugikan nama baik layanan laboratorium resmi dalam hal ini Quantum Sarana Medik.(*).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved