Breaking News:

Berita Tabanan

Tabrak Minibus di Selemadeg Tabanan Bali, Putu Sri Tewas di TKP

eorang pengendara meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Sele

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Noviana Windri
Dok. Polres Tabanan
Suasana saat petugas kepolisian melakukan evakuasi korban kecelakaan di TKP Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat 22 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seorang pengendara meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat 22 Januari 2021.

Diduga, korban sebelumnya menabrak sebuah mobil minibus yang tak diketahui identitasnya berhenti mendadak di depannya.

Korban pun meninggal dunia di TKP dengan sejumlah luka dan mengeluarkan darah dari mulutnya. 

Menurut informasi yang diperoleh, korban bernama Ni Putu Sri Wiantini (37) hendak menuju daerah asalnya di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana sekitar pukul 08.45 Wita.

Sebelumnya kejadian tersebut, Sri Wiantini yang mengendarai sepeda motor ini melaju dari arah timur (arah Denpasar) menuju barat (arah Gilimanuk).

Baca juga: Seorang Remaja Asal Banjar Tonja  Tabanan Ditemukan Tak Bernyawa Akibat Kecelakaan

Baca juga: Update Kecelakaan Maut Chacha Sherly, Sopir Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca juga: Kecelakaan Tunggal Terjadi di Kelurahan Subagan Karangasem, Nyawa Putu YI Tak Terselamatkan

Saat itu ia berjalan beriringan dengan posisi sebuah bus mini berwarna biru berada di depannya. 

Setibanya di TKP atau saat melintasi jalan lurus datar dengan kondisi hujan, kendaraan minibus misterius tersebut justru tiba-tiba mengurangi kecepatannya secara mendadak.

Disaat bersamaan korban pun terkejut dan tak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga akhirnya menabrak bagian belakang mini bus tersebut. 

Korban Sri Wiantini pun terjatuh di badan jalan sebelah selatan (jalurnya), sedangkan minibus tersebut dengan santai melanjutkan perjalanannya alias meninggalkan TKP.

Akibat kejadian tersebut, korban pun mengalami sejumlah luka seperti mengalami luka robek pada bagian dagu sebelah kiri, mengeluarkan darah dari bibir, luka lecet di bagian lutut sebelah kana serta mengalami luka lecet di tumit kaki  kanan.

Ia dinyatakan meninggal dunia pasca peristiwa tersebut.

Jenazah kemudian dilarikan ke BRSU Tabanan untuk pemeriksaan lanjutan. 

"Sesuai keterangan saksi di TKP sebelumnya ada sebuah mini bus yang tak diketahui identitasnya mengurangi kecepatan secara mendadak saat beriringan dengan korban. Sehingga korban tak bisa mengendalikan sepeda motornya dan menabrak bagian belakang kendaraan tersebut," ungkap Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia, Jumat 22 Januari 2021. 

Dia melanjutkan, kesimpulan peristiwa ini adalah pengemudi kendaraan bus mini yang saat ini masih misterius tidak memperhatikan situasi keamanan lalulintas saat mengurangi kecepatan secara mendadak kemudian juga tidak berhenti unthk menolong korban. 

"Saat ini, tim Satlantas Polres Tabanan sedang melakukan penyelidikan terhadap mobil minibus yang lari ke arah Jembrana, dan berkordinasi dengan Polres Jembrana," tandasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Laka Lantas di Simpang Mahendradatta, Kadek Tewas di TKP

Baca juga: Laka Lantas di Denpasar, Putu Nyeri Dada Akibat Benturan, Nyoman Nyeri Bahu Dicurigai Dislokasi

Baca juga: Laka Lantas di Jalan Teuku Umar Barat Denpasar, Seorang Pria Sempat Pingsan dengan Kondisi Lemah

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved