Breaking News:

Berita Buleleng

6 Fakta Jenazah Gede Seni Diangkut Pakai Mobil Pikap, Dirumahkan dan Keinginan Melihat Foto Anaknya

Keluarga almarhum Gede Seni, selain tak punya biaya menyewa ambulans juga tidak mampu membayar biaya perawatan di 2 rumah sakit.

Dok. Istimewa
VIRAL jenazah Gede Seni diangkut mobil pikap. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Jenazah almarhum Gede Seni terpaksa dipulangkan ke rumah duka dengan mobil pikap.

Selain tak punya biaya untuk menyewa ambulans juga tidak mampu membayar biaya perawatan di 2 rumah sakit. 

Berikut ini fakta-fakta yang dirangkum Tribun Bali terkait jenazah Gede Seni yang diangkut pikap:

1. Keluhkan batuk dan lemas

Ditemui di rumah duka, istri almarhum, Ketut Suryani (35) mengatakan, suaminya (Gede Seni, red) mulanya dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Buleleng, Bali, pada Minggu, 10 Januari 2021 dengan keluhan batuk dan lemas.

Setibanya di rumah sakit swasta tersebut, Gede Seni didiagnosis mengalami infeksi paru-paru.

Mengingat kondisinya kian melemah, pada Kamis, 14 Januari 2021 almarhum Gede Seni dirujuk ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif. 

"Sakitnya ini dialami sejak almarhum berhenti merokok, sekitar tujuh bulan yang lalu.

Dia berhenti merokok karena baru punya anak. Takut anaknya kena asap rokok.

Tapi setelah berhenti merokok itu, dia tiba-tiba sering batuk.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved