Breaking News:

Berita Jembrana

Atap Rumah Jro Mangku Wesning Hancur Diterjang Angin Kencang & Hujan Lebat, Seisi Rumah Terendam Air

Atap rumah nenek Jro Mangku Wesning, 70 tahun, warga Banjar Temukus Desa Asah Duren Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Bali hancur

Istimewa
Atap rumah bangunan Jro Wesning yang ambrol akibat terjangan angin kencang Sabtu 23 Januari 2021. 

Pemicunya karena hujan deras sertai angin kencang, sehingga rawan longsor

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengungkpkan, petugas  BPBD Karangasem sudah melakukan assesment.

Pemicunya karena hujan cukup deras disertai angin kencang.

"Kita sudah melakukan assesment  sekitar pukul 17.30 wita -18.30 wita,"kata Arimbawa,Minggu 24 januari 2021

Rencana hari ini akan dilakukan evakuasi secara gotong royong bersama masyarakat sekitar.

Untuk sementara pemilik rumah diminta tidak menempati rumah karena khawatir akan terjadi  longsor susulan.

Apalagi cuaca di sekitar Karangasem cukup ekstrim.  Warga diminta tetap waspada & hati hati.

Ditambahkan, selain longsor, pohon tumbang juga terjadi di Banjar Waliang, Desa Tista, Kecamatan Abang, Karangasem.

 Pohon jenis Aren menimpa atap dan tembok bangunan milik I Nyoman Cenik (71).

Ukuran  pohon yang tumbang berdiameter 50 centimeter, sedangkan  panjangnya sekitar 15 meter.

"Akibat kejadiannya atap & tembok bangunan jebol. Kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah," imbuh Arimbawa, mantan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem.

Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Pura Jati, Antiga, Kecamatan Manggis.

Pepohonan menimpa kabel listrik di jalan

IB Ketut Arimbawa mengimbau,  masyarakat yang punya tempat tinggal di pinggir tebing yang labil atau rawan longsor dan pohon tumbang untuk selalu berhati - hati dan tetap waspada.

Mengingat cuaca di Karangasem cukup ekstrem, sering terjadi hujan  deras disertai angin lumayan kencang.

Untuk diketahui, sesuai pemetaan BPBD Kab. Karangasem, dari 78 Desa / Kelurahan di Karangasem, hampir semua berpotensi terjadi pohon tumbang. Dan yang berpotensi longsor di 50 desa.

Daerah berpotensi terjadi longsor tersebar 8 Kecamatan. Terbanyak yakni Kecamatan Rendang, Sidemen, & Abang.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved