Breaking News:

Berita Bangli

Jatah Pupuk Bersubsidi Untuk Bangli Bali Mengalami Peningkatan Signifikan di Tahun 2021

Tahun 2021 Bangli Bali akan menerima jatah pupuk bersubsidi sebanyak 9.027 ton.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kadis PKP Bangli, I Wayan Sarma - Jatah Pupuk Bersubsidi Untuk Bangli Bali Mengalami Peningkatan Signifikan di Tahun 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Jatah alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Bangli, Bali, tahun 2021 mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan jumlahnya, tahun ini Bangli menerima jatah pupuk bersubsidi sebanyak 9.027 ton.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, membenarkan angka tersebut.

Ia juga mengatakan, jika dibandingkan tahun 2020, alokasi pupuk bersubsidi yang diterima Bangli tahun 2021 jauh lebih banyak.

Baca juga: Masa Pandemi, Sukrata Olah Limbah Jadi Pupuk dan Pakan

Baca juga: Dari 10 Desa, Hanya 2 TPS 3R di Tabanan yang Maksimal dalam Pengolahan Sampah hingga Hasilkan Pupuk

Baca juga: Ini Pengakuan Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam Ganja di Polybag, Dikenal Ahli Peracik Pupuk Durian

Di mana pada tahun 2020 lalu, alokasi pupuk bersubsidi di Bangli hanya 2.865 ton.

Sarma menjelaskan, pupuk bersubsidi merupakan barang di bawah pengawasan Pemerintah.

Oleh karena itu, sasaran penerima, dan cara pendistribusiannya harus benar.

"Terkait sasaran pendistribusiannya sudah jelas. Yakni petani yang memiliki luas lahan di bawah dua hektare. Kalau lebih dari dua hektare, berarti mereka dianggap bukan petani kecil, dan tidak boleh mendapat subsidi," jelasnya, Minggu 24 Januari 2021.

Dikatakan pula, per tahun 2021, proses penebusan pupuk bersubsidi di tingkat pengecer wajib menggunakan kartu tani.

Untuk di Bangli, Sarma mengatakan, 10 ribu keping kartu tani sudah didistribusikan pada para petani.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved