Breaking News:

Berita Jembrana

Nasabah Tak Bisa Tarik Aset dan Uang Senilai Rp 1,2 Miliar, Ketua LPD Budeng Jembrana Dinonaktifkan

Nasabah Lembaga Perkreditan Rakyat (LPD) Desa Budeng, Jembrana, Bali, tidak bisa menarik aset dan uangnya

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Kantor LPD Desa Budeng tampak dari luar, Senin 25 Januari 2021. Nasabah Lembaga Perkreditan Rakyat (LPD) Desa Budeng, Jembrana, Bali, tidak bisa menarik aset dan uangnya. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Nasabah Lembaga Perkreditan Rakyat (LPD) Desa Budeng, Jembrana, Bali, tidak bisa menarik aset dan uangnya.

Hal ini pun memicu permasalahan dan menimbulkan dugaan bahwa aset dan keuangan itu digunakan untuk kepentingan pribadi. 

Permasalahan pun diselesaikan secara kekeluargaan melalui paruman adat Desa Budeng.

Agar bisa menyelamatkan aset LPD dan dana nasabah yang mencapai Rp 1, 2 miliar lebih.

Atas hal ini pulalah, Ketua LPD Budeng Wayan S dinonaktifkan.

Baca juga: LPD Anturan Digeledah Kejaksaan, Petugas Sita Sejumlah Dokumen, Mobil Fortuner dan Airsoft Gun

Informasi yang dihimpun, dana tabungan dan deposito masyarakat banyak yang tidak bisa ditarik.

Parahnya lagi, saat ada seorang nasabah pemilik warung menarik uang tabungan malah mendapat perlakuan kurang baik dari oknum pimpinan LPD.

Salah seorang nasabah yang tidak ingin disebutkan namanya kepada awak media, mengaku memiliki deposito senilai Rp 200 juta.

Sayangnya, uang yang mau ditarik itu kemudian malah dicicil.

Dan saat itu pulalah kemudian nasabah lain juga kesulitan menagih uang.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved